Bentrok Maut Jalan Tambak Diambil Alih Polda Metro Jaya, 15 Orang Masih Diperiksa
Dian Anditya Mutiara July 27, 2026 01:17 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Penanganan hukum kasus bentrokan warga yang menewaskan seorang pemuda di Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, resmi diambil alih Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Hingga kini, sebanyak 15 orang masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap peran masing-masing dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan seluruh proses penyidikan kini ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Dan saat ini proses hukum sedang berlangsung ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujar Reynold saat ditemui di kawasan Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Baca juga: Sehari Usai Bentrok Maut di Jalan Tambak, Polisi dan TNI Masih Siaga Jaga Lokasi

Menurutnya, pemeriksaan terhadap 15 orang yang sebelumnya diamankan maupun dimintai keterangan masih terus berlangsung.

"Masih berlanjut. Saat ini secara intensif dilakukan di Polda Metro Jaya," katanya.

Tiga Orang Sudah Diperiksa

Selain memeriksa 15 orang, polisi juga telah meminta keterangan tiga orang berinisial S, T, dan U yang diduga terlibat dalam bentrokan.

Namun, hingga kini penyidik belum mengungkap status hukum ketiganya.

"Iya, tiga orang yang awal untuk S, T, U yang sudah dilakukan untuk pemeriksaan terhadap perbuatan-perbuatan yang dilakukan di lokasi," ujar Reynold.

Ia menambahkan, polisi telah mengidentifikasi sejumlah pihak yang diduga terlibat dan kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Satu Orang Meninggal, 3 Pelaku Bentrokan di Pegangsaan Menteng Jakarta Pusat Ditangkap Polisi

Satu Korban Tewas, Satu Masih Dirawat

BENTROKAN - Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Gerobak nasi uduk yang disebut menjadi lokasi awal keributan juga telah dipasangi garis polisi. Tampak gerobak itu berwarna cokelat dan ada spanduk kecil di dekat ban bertuliskan
BENTROKAN - Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Gerobak nasi uduk yang disebut menjadi lokasi awal keributan juga telah dipasangi garis polisi. Tampak gerobak itu berwarna cokelat dan ada spanduk kecil di dekat ban bertuliskan "Nasi Uduk Teteh Kuningan" (Warta Kota/Ramadhan L Q)

Dalam bentrokan tersebut, dua orang menjadi korban.

Satu korban masih menjalani perawatan medis, sementara satu korban lainnya meninggal dunia.

"Saat ini ada dua yang kemarin ya. Satu dirawat, yang satu meninggal dunia. Kami juga mengucapkan turut berduka cita," kata Reynold.

Selain proses penyidikan, aparat gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, dan Kodam Jaya masih disiagakan di sekitar lokasi bentrokan.

Pengamanan dipusatkan di kawasan depan Masjid Jami Matraman hingga Jalan Pegangsaan.

Menurut Reynold, pengamanan melibatkan satu kompi personel Polda Metro Jaya dan satu kompi personel Kodam Jaya.

Selain berjaga di titik rawan, petugas juga melakukan patroli dan kegiatan cipta kondisi untuk mencegah bentrokan susulan.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi serta bijak menggunakan media sosial.

Situasi Berangsur Kondusif

Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com pada Senin pagi, aparat masih berjaga di sepanjang Jalan Tambak hingga Jalan Matraman Raya.

Garis polisi masih terpasang di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi bentrokan.

Sedikitnya delapan kendaraan kepolisian, mulai dari bus, truk hingga kendaraan taktis, masih disiagakan di lokasi.

Personel Brimob dan TNI juga terlihat melakukan penjagaan serta patroli di sekitar kawasan.

Meski pengamanan masih diperketat, aktivitas masyarakat mulai kembali normal.

Pedagang kaki lima telah kembali berjualan dan arus lalu lintas di Jalan Matraman Raya kembali ramai pada jam berangkat kerja. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.