Hingga Juli Tercatat 54 Kasus Positif Rabies di Jembrana, Vaksinasi Massal Digencarkan
Ida Ayu Suryantini Putri July 27, 2026 02:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pelaksanaan vaksinasi massal masih berjalan hingga Senin 27 Juli 2026. Fokus wilayahnya ada Kecamatan Jembrana.

Vaksinasi rabies terus digencarkan mengingat saat ini sudah ada 54 kasus positif rabies yang ditemukan di Gumi Makepung. 

Meskipun jumlah ini menurun dibandingkan tahun lalu, penyebarannya harus tetap diwaspadai karena berpotensi terus bertambah jika tak dikendalikan. 

Baca juga: Cegah Rabies, 1.415 Anjing di Batubulan Kangin Jadi Target Vaksinasi Massal

Menurut data yang berhasil diperoleh dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), tercatat sudah ada 54 kasus positif rabies pada hewan hingga pertengahan Juli 2026 kemarin. Jumlah ini menurun tajam dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang mencapai 116 kasus.

"Sampai saat ini tercatat sudah ada 54 kasus positif rabies. Jumlahnya menurun jika dibandingkan kasus tahun lalu pada periode yang sama," ungkap Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta saat dikonfirmasi, Senin 27 Juli 2026. 

Sugiarta melanjutkan, untuk mencegah virus terus meluas pihaknya telah melakukan sejumlah langkah. Seperti melakukan pemantauan di lapangan, menggencarkan vaksinasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera.

Kegiatan vaksinasi diprioritaskan di desa maupun wilayah yang sebelumnya pernah ditemukan kasus rabies guna mencegah penyebaran penyakit tersebut ke daerah lain.

Baca juga: 8.000 Sapi di Gianyar Bali Sudah Tuntas Divaksin PMK, Capaian Rabies Tembus 71 Ribu Ekor

"Vaksinasi massal saat ini sudah di Kecamatan Jembrana. Selain fokus kita di zona merah, kita juga ingin mencapai target vaksinasi untuk kekebalan kelompok di wilayah yang belum pernah ditemukan kasus," ungkapnya. 

Lalu bagaimana progres vaksinasi saat ini? Sugiarta mengakui hingga awal Juli 2026 kemarin tercatat sudah ada 14.417 ekor hewan penular rabies (HPR) yang diberikan layanan vaksinasi. Jumlah tersebut masih terus bergerak karena proses vaksinasi massal masih terus dilakukan. 

"Stok vaksin kita juga masih tergolong aman. Kami harap partisipasi masyarakat juga nanti dapat membantu vaksinasi di lapangan," harapnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.