Padahal Gratis, Jumlah Kendaraan Lakukan Uji KIR di Bangka Barat Melesu Sepanjang 2026
Evan Saputra July 27, 2026 02:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pelayanan uji kelaikan kendaraan bermotor (KIR) di Balai KIR Kabupaten Bangka Barat mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Aktivitas pengujian di balai KIR yang berada komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Barat Barat, Mentok itu tergolong sepi, Senin (27/7/2026).

Dinas Perhubungan mencatat, sepanjang Januari hingga Juni 2026 baru ada 355 kendaraan yang melakukan uji KIR meski layanan tersebut telah digratiskan tanpa pungutan biaya.

“Untuk KIR dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2026 ini sudah 355 kendaraan yang melakukan KIR,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Perumahan dan Kawasan Permukimam (Dishubperkim) Kabupaten Bangka Barat, Aidin Setiawan Putera.

Padahal di tahun sebelumnya, sepanjang tahun 2025 lalu ada lebih dari 800 kendaraan yang melakukan pengujian kelayakan atau KIR.

“Sampai Desember tahun kemarin itu ada sekitar 800 kendaraan yang KIR. Nah ini sampai bulan Juni baru 355,” ucapnya.

Diakui Aidin, pihaknya pun bingung kenapa semakin sedikit masyarakat yang melakukan pengujian kelayakan kendaraannya di balai KIR Bangka Barat.

Padahal kata dia, saat ini pelayanan KIR tersebut sudah gratis dan tidak dipungut biaya.

“Gratis nya udah sejak beberapa tahun lalu, sejak ada aturan dari Kemenkeu (Kementerian Keuangan-red) dulu,” ujarnya.

Dirinya menduga, penurunan angka pengujian kelayakan kendaraan ini terjadi salah satunya karena peralihah profesi. Masyarakat yang sebelumnya berprofesi menggunakan mobil seperti sopir truk dan lain sebagainya beralih menjadi petani/pekebun.

“Padahal kita sudah sosialisasi, mumpung sudag gratis seperti ini, seharusnya dimanfaatkan lah dengan baik,” imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.