Prakiraan Cuaca Papua Barat Selasa 28 Juli 2026, BMKG: Teluk Bintuni dan Teluk Wondama Potensi Hujan
Bobby Wiratama July 27, 2026 03:59 PM

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menerbitkan rilis resmi prakiraan cuaca untuk seluruh wilayah Provinsi Papua Barat pada Selasa, 28 Juli 2026. 

Memasuki hari ketiga di penghujung Juli ini, dinamika iklim regional di kawasan tenggara Teluk Cenderawasih hingga Laut Seram masih menunjukkan pola yang cukup aktif, ditandai oleh tingginya indeks kelembapan udara lapisan atas.

Pergerakan angin lokal yang konsisten, serta potensi pembentukan awan-awan konvektif penghasil hujan yang bergerak fluktuatif di berbagai penjuru kabupaten.

Memahami kondisi cuaca harian menjadi kian penting bagi warga Papua Barat mengingat keragaman lanskap geografis provinsi ini yang luar biasa. Papua Barat memiliki bentang geografis yang beragam, dari pesisir pantai hingga pegunungan tinggi. 

Masing-masing kabupaten menampilkan karakter geografis yang unik dan memengaruhi variasi cuaca setempat secara signifikan, sehingga kondisi yang terjadi di satu kabupaten bisa sangat berbeda dibandingkan kabupaten lainnya meskipun jaraknya berdekatan. 

Manokwari, ibu kota provinsi, terletak di pesisir Teluk Doreri sehingga cuaca di wilayah ini sering dipengaruhi angin laut. 

Posisi strategis Manokwari yang menghadap Teluk Doreri di sisi selatan dan berhadapan dengan Selat Dampier di utara menjadikan kota ini sebagai salah satu pintu gerbang utama kawasan Papua Barat. 

Kelembapan udara yang tinggi akibat pengaruh laut hampir selalu hadir sepanjang hari, sehingga pembentukan awan tebal dan potensi hujan ringan menjadi fenomena yang berulang setiap hari, terutama pada siang menuju sore hari. 

Warga Manokwari yang akan beraktivitas di luar ruangan, termasuk di kawasan Pantai Pasir Putih maupun sekitar Pelabuhan Manokwari, disarankan menyiapkan payung atau jas hujan. 

Manokwari Selatan berada di bagian selatan dengan kontur perbukitan yang membuat hujan lokal lebih sering terjadi.

Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Teluk Bintuni di bagian baratnya ini memiliki topografi berbukit dengan lembah-lembah yang menjebak massa udara lembap dari laut. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca Pekanbaru Selasa, 28 Juli 2026, BMKG: 15 Kecamatan Diprediksi Berawan Seharian

Kondisi tersebut mendorong tingginya frekuensi hujan lokal, terutama di kecamatan-kecamatan yang berada di daerah transisi antara dataran rendah pesisir dan perbukitan bagian dalam. 

Warga yang hendak melakukan perjalanan darat antarkecamatan di Manokwari Selatan perlu mewaspadai jalan yang basah dan licin apabila hujan turun. 

Pegunungan Arfak adalah kawasan pegunungan dengan ketinggian di atas 2.000 mdpl, sehingga suhu lebih dingin dan kabut sering muncul pada malam hari. 

Bahkan di pagi hari pun kabut kerap turun menyelimuti lereng-lereng curam kawasan ini, membatasi jarak pandang pengemudi secara drastis. 

Puncak tertinggi di Pegunungan Arfak mencapai lebih dari 2.900 meter di atas permukaan laut, menjadikannya salah satu kawasan pegunungan dengan keanekaragaman hayati tertinggi di Papua. 

Warga dan pengendara yang melintasi kawasan ini pada Selasa diimbau meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap kabut pagi yang tebal serta jalanan licin akibat potensi hujan sedang pada sore hari. 

Teluk Bintuni dan Teluk Wondama merupakan wilayah pesisir yang rawan hujan lokal dan angin kencang. 

Teluk Bintuni dengan kawasan hutan mangrove terluas di Papua membentang di sekeliling teluk yang kaya akan sumber daya alam memiliki iklim mikro yang sangat lembap dan rentan terhadap perubahan cuaca mendadak. 

Sementara Teluk Wondama yang menjorok ke perairan Cenderawasih di sisi timur kawasan "Kepala Burung" ini juga kerap mengalami hujan ringan lokal yang datang dan pergi secara cepat. 

Nelayan dan operator jasa transportasi laut yang beroperasi di kedua kawasan ini wajib memantau perkembangan arah dan kecepatan angin sebelum berlayar. 

Kaimana berada di pesisir selatan Papua Barat dengan kelembapan tinggi, sementara Fakfak dikenal sebagai daerah berbukit dengan curah hujan cukup tinggi. 

Kaimana yang menghadap Laut Banda dan Teluk Bintuni di sisi selatan merupakan kabupaten dengan kekayaan terumbu karang dan biodiversitas laut yang luar biasa. 

Adapun Fakfak yang dikenal sebagai "Kota Pala" berada di semenanjung berbukit yang menjorok ke Laut Seram, menjadikannya salah satu kota dengan pemandangan alam paling dramatis di Papua Barat. 

Meski pagi hari di kedua kabupaten ini relatif cerah, nelayan dan warga pesisir tetap perlu bersiap menghadapi potensi hujan ringan yang mulai masuk pada malam hari seiring penguatan angin laut. 

Masyarakat Papua Barat, khususnya para nelayan, pengemudi antarkabupaten, serta pengguna jasa transportasi udara dan laut, diimbau untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG atau situs resmi bmkg.go.id sebelum memulai aktivitas.

Prakiraan Cuaca Papua Barat Selasa 28 Juli 2026

Manokwari

Pagi: Berawan Tebal
Siang-Sore: Hujan Ringan
Malam: Berawan
Suhu: 18°C – 29°C
Kelembapan udara: 57 persen – 93 persen

Manokwari Selatan

Pagi: Cerah Berawan
Siang-Sore: Hujan Ringan
Malam: Berawan
Suhu: 18°C – 26°C
Kelembapan udara: 65 persen – 93%

Pegunungan Arfak

Pagi: Berkabut dan Berawan
Siang-Sore: Hujan Sedang
Malam: Berawan Tebal
Suhu: 12°C – 24°C
Kelembapan udara: 41% – 98%

Teluk Bintuni

Pagi: Cerah Berawan
Siang-Sore: Berawan
Malam: Hujan Ringan
Suhu: 23°C – 30°C
Kelembapan udara: 64% – 94%

Teluk Wondama

Pagi: Berawan
Siang-Sore: Hujan Ringan
Malam: Berawan
Suhu: 23°C – 30°C
Kelembapan udara: 70% – 95%

Kaimana

Pagi: Cerah Berawan
Siang-Sore: Berawan
Malam: Hujan Ringan
Suhu: 23°C – 30°C
Kelembapan udara: 70% – 95%

Fakfak

Pagi: Cerah Berawan
Siang-Sore: Berawan
Malam: Hujan Ringan
Suhu: 23°C – 30°C
Kelembapan udara: 70% – 95%

(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.