Kebakaran Lahan di Lhokseumawe Terjadi Jelang Magrib
Nur Nihayati July 27, 2026 04:22 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Kebakaran lahan sekitar 7 ribu meter persegi terjadi di Desa Cot Girek Kandang, Kecamatan Muara Dua, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 18.20 WIB atau jelang magrib.

Sedangkan saat personel Polsek Muara Dua jajajaran Polres Lhokseumawe yang menerima laporan terkait kebakaran lahan tersebut langsung menuju lokasi untuk mengamankan area dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. 

Tidak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Lhokseumawe tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman.

Berkat kerja sama antara petugas Damkar dan personel Polsek Muara Dua, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB. 

Baca juga: Kebakaran Lahan di Nagan Raya Capai 113 Hektare

Setelah itu, dilakukan pengecekan menyeluruh di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. 

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Muara Dua IPDA Syukrullah., S.E mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat sepanjang bulan ini telah beberapa kali terjadi kebakaran lahan di wilayah Lhokseumawe yang dipicu kondisi cuaca kemarau.

Masyarakat diimbau tak bakar sampah tanpa pengawasan

"Masyarakat kami imbau untuk tidak membakar sampah maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar tanpa pengawasan.

Kondisi cuaca yang kering membuat api sangat mudah merambat dan berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas," ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau petugas terkait apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Sebagai langkah pencegahan, Polsek Muara Dua terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat untuk antisipasi kebakaran lahan di sejumlah titik rawan.

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran selama musim kemarau.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.