Menyingkap Pesona Pantai Puteri Serayi Sambas: Surga Eksotis Pesisir Utara Kalbar yang Kaya Budaya
Rivaldi Ade Musliadi July 27, 2026 04:31 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kabupaten Sambas di Kalimantan Barat terus menawarkan sejuta keindahan alam pesisir yang memikat hati para wisatawan. 

Salah satu destinasi yang kian dilirik pecinta jalan-jalan adalah Pantai Puteri Serayi, sebuah permata tersembunyi yang menyajikan perpaduan panorama alam memukau, nilai sejarah legendaris, serta kekayaan kultur adat budaya Melayu pesisir.

Berada di garis pantai utara Kalimantan Barat yang menghadap langsung ke Laut Natuna, destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana pantai yang tenang dan sarat nilai edukasi.

Lokasi Geografis dan Karakter Wilayah

Secara administratif, Pantai Puteri Serayi terletak di Kecamatan Jawai Selatan (atau kawasan pesisir Jawai), Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Wilayahnya didominasi oleh bentang alam pesisir dataran rendah dengan garis pantai yang landai. 

• Batu Betarup Sambas: Uniknya Situs Alam Bersejarah di Perbatasan RI-Malaysia

Keunikan geografi kawasan ini ditandai oleh perpaduan hamparan pasir putih kecokelatan, vegetasi pohon kelapa yang berbaris rapi, serta hamparan formasi batuan karang dan batuan granit khas pesisir utara Sambas yang menambah estetika pemandangan laut.

Sejarah Legendaris dan Keunikan Pantai

Nama Puteri Serayi tak lepas dari cerita rakyat (folklore) dan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat lokal Sambas. 

Konon, nama pantai ini diambil dari kisah seorang putri cantik bernama Puteri Serayi yang diyakini pernah bermukim atau memiliki kaitan erat dengan sejarah awal pemukiman di kawasan pesisir Jawai.

Selain kisah legendanya, keunikan utama Pantai Puteri Serayi terletak pada suasana alamnya yang masih sangat asri. 

Saat air laut surut, pengunjung dapat melihat gugusan terumbu karang tepi dan biota laut kecil di celah bebatuan. 

Pantai ini juga dikenal sebagai salah satu spot terbaik di Kabupaten Sambas untuk menyaksikan momen matahari terbenam (sunset) dengan rona langit jingga yang memanjakan mata.

Kultur Adat Budaya dan Ramah Tamah Warga

Kawasan di sekitar Pantai Puteri Serayi dihuni oleh mayoritas masyarakat Suku Melayu Sambas yang sangat memegang teguh nilai-nilai adat dan keagamaan. 

Kultur keramahan lokal (hospitality) terasa kental saat wisatawan menyapa para nelayan dan warga sekitar.

Setiap tahunnya, kawasan pesisir Sambas kerap diwarnai dengan ritual adat lokal seperti Mupakat Pesisir atau Tepung Tawar nelayan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki hasil laut sekaligus doa keselamatan sebelum melaut. 

Di samping itu, kebudayaan seperti kesenian musik Tanjidor dan tutur Tunas Sambas masih terus dirawat oleh komunitas adat setempat.

Komoditas Unggulan

Keberadaan Pantai Puteri Serayi juga ditopang oleh potensi ekonomi dan komoditas unggulan sektor bahari dan pertanian.

Berdasarkan data resmi dari portal Pemerintah Kabupaten Sambas dan BPS Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar dalam Angka):

Sektor Kelapa & Kopra: Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan merupakan salah satu sentra penyumbang produksi kelapa dalam terbesar di Kabupaten Sambas. 

Hamparan kebun kelapa di sepanjang pesisir Pantai Puteri Serayi tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjadi komoditas utama penggerak ekonomi warga melalui pengolahan kopra dan air kelapa segar.

Sektor Perikanan Tangkap: Data BPS Kalbar mencatat Kabupaten Sambas sebagai salah satu penghasil ikan laut terbesar di Kalbar. 

Nelayan di sekitar Pantai Puteri Serayi rutin memasok hasil tangkapan seperti ikan tongkol, bawal, udang vaname, hingga kepiting bakau untuk pasar lokal maupun ekspor.

Potensi Wisata Bahari: Pemkab Sambas menetapkan kawasan pesisir Jawai sebagai salah satu prioritas pengembangan Destinasi Pariwisata Daerah (DPD) berbasis pemberdayaan masyarakat (Community Based Tourism).

Jarak, Durasi, dan Cara Menuju Lokasi dari Kota Pontianak

Bagi Anda masyarakat dari luar daerah atau Kota Pontianak yang ingin berkunjung ke Pantai Puteri Serayi, berikut rincian rute dan estimasi perjalanannya:

Jarak Tempuh: Sekitar 230 – 250 kilometer dari pusat Kota Pontianak.

Durasi Perjalanan: Sekitar 6 hingga 7 jam (tergantung kondisi lalu lintas dan waktu tunggu penyeberangan).

Cara / Rute Menuju Lokasi:

Jalur Darat (Pontianak – Singkawang – Pemangkat): Dari Kota Pontianak, berkendara melintasi Jalan Raya Pantura Kalbar menuju Kota Singkawang, lalu dilanjutkan ke Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.

Penyeberangan Feri: Dari Pemangkat, lanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Penyeberangan Penjajap atau Tebas Kuala untuk menyeberangi Sungai Sambas Besar menggunakan kapal feri roro/motor tambang menuju Pelabuhan Perigi Piai (Jawai).

Akses ke Pantai: Setelah tiba di dermaga Perigi Piai, perjalanan dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat sekitar 30–45 menit menyusuri jalan poros Kecamatan Jawai menuju kawasan wisata Pantai Puteri Serayi.

Akses jalan menuju lokasi kini sudah semakin membaik dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, menjadikannya destinasi yang sangat layak masuk dalam daftar road trip Anda berikutnya! (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.