Terbakar Sejak Sabtu, Kebakaran Gunung Ringgit Probolinggo Akhirnya Padam
Haorrahman July 27, 2026 04:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Puncak Gunung Ringgit, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, telah padam setelah berlangsung selama dua hari.

Peristiwa yang mulai terjadi, Sabtu (25/7/2026) tersebut menghanguskan sekitar 4,5 hektare lahan. Meski api telah berhasil dipadamkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bersama pihak terkait masih melakukan pemantauan intensif untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan kepulan asap sudah tidak lagi terlihat sejak Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Baca juga: Dalam Semalam, 2 Orang di Probolinggo Dibegal di 1 Wilayah, Korban Tak Lapor Polisi

"Luasan lahan yang terbakar itu sekitar 4,5 hektare dan semalam alhamdulillah sudah padam, tapi kami terus melakukan pemantauan intensif," kata Oemar, Senin (27/7/2026).

Baca juga: Usai Cairkan Tunjangan Ratusan Guru Non ASN di Probolinggo, Dini Rahmania Kawal Nasib 65 Guru Lain

Oemar menjelaskan, pada Senin sekitar pukul 12.00 WIB sempat terlihat asap dari balik bukit. Namun, kondisi tersebut tidak dapat dipastikan karena kawasan tertutup kabut dan mendung tebal.

Menurut hasil pemantauan sementara, belum ditemukan adanya titik api aktif di lokasi kebakaran.

"Hingga saat ini, pantauan sementara tidak terlihat titik api. Karena bukit terhalang kabut cukup tebal. Sedangkan untuk lokasinya berada di Blok Betekan, RT 16 RW 03 dan untuk titik api masih nihil," tambahnya.

Baca juga: Kades dan Perangkat Desa Ngadisari Probolinggo Ditahan Kejari dalam Kasus Penganiayaan

Medan Terjal

Karhutla terjadi di kawasan pegunungan Kabupaten Probolinggo yang memiliki medan cukup terjal. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman.

Selain faktor medan, cuaca di lokasi juga sempat mempercepat penyebaran api. Kepulan asap bahkan terlihat dari sejumlah desa di sekitar kawasan Gunung Ringgit.

Meski kondisi kebakaran telah dinyatakan padam, BPBD akan terus memantau guna mengantisipasi potensi kebakaran susulan, terutama apabila kondisi cuaca kembali mendukung munculnya bara api.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.