2 Kali AHY Tunjuk Plt Ketua DPC Demokrat Makassar dalam Setahun, Terbaru Muzakkir Aqil
Ari Maryadi July 27, 2026 05:22 PM

 

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis, merespons penunjukan, Andi Muzakkir Aqil, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar. 

Penunjukan tersebut dilakukan untuk menggantikan Aliyah Mustika Ilham yang telah mengundurkan diri dari Partai Demokrat. 

Andi Muzakkir adalah Anggota DPR RI Dapil Sulsel II.

Dapil Sulsel II meliputi Kabupaten Bone, Bulukumba, Sinjai, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Wajo, dan Kota Parepare.

Aliyah sebelumnya dipercaya memimpin DPC Partai Demokrat Kota Makassar sebagai Plt Ketua sejak 13 Juni 2025. 

Masa kepemimpinannya berlangsung sekitar 10 bulan sebelum memutuskan mundur dari partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Wakil Wali Kota Makassar itu kini tidak lagi menjadi bagian dari Partai Demokrat.

Andi Januar menegaskan Partai Demokrat menghormati kontribusi Aliyah Mustika Ilham selama menjadi kader. 

Namun, Andi Januar menilai penunjukan Muzakkir merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar di tubuh Partai Demokrat.

Menurutnya, momentum itu justru menjadi kesempatan untuk memperkuat konsolidasi sekaligus melakukan regenerasi kepemimpinan di Demokrat Makassar.

“Kami tentu menghargai kontribusi Ibu Aliyah Mustika Ilham selama ini. Tidak bisa dipungkiri, beliau adalah salah satu figur yang memiliki peran elektoral bagi Partai Demokrat, khususnya di Kota Makassar,” ujar Andi Januar, Senin (27/7/2026).

Meski demikian, mantan Anggota DPRD Sulsel itu menegaskan Partai Demokrat tidak dibangun oleh satu figur semata.

“Namun di sisi lain, Partai Demokrat tidak dibangun hanya satu figur. Kekuatan kami hari ini justru terletak pada struktur, kaderisasi, dan jaringan yang terus berkembang sampai ke akar rumput,” katanya.

Menurut Andi Januar, rotasi kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat bukanlah sebuah kerugian. 

Sebaliknya, hal tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat struktur organisasi dan melakukan regenerasi kepemimpinan di tingkat daerah.

“Kalau pun ada dinamika seperti ini, kami melihatnya bukan sebagai kerugian semata, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan penguatan dan regenerasi kepemimpinan di tingkat daerah,” ujarnya.

Ia optimistis proses konsolidasi yang berjalan akan membuat Partai Demokrat di Sulsel.

Termasuk Demokrat Makassar, semakin solid menghadapi agenda politik jelang Pemilu 2029.

“Saya optimis, dengan konsolidasi yang sedang berjalan, Partai Demokrat di Sulsel, termasuk Kota Makassar, justru akan semakin solid dan siap menghadapi tantangan politik ke depan,” tandasnya.

Diketahui, Ketua Umum DPP Partai Demokrat AHY menunjuk Andi Muzakkir Aqil sebagai Plt Ketua menggantikan Aliyah Mustika Ilham.

Penunjukan Andi Muzakkir Aqil tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai Demokrat yang diserahkan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. 

Penyerahan itu turut didampingi Sekretaris I Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat, I Made Rai Edi Astawa, pada Minggu (26/7/2026).

SK itu ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama Sekretaris Jenderal Herman Khaeron usai rangkaian Commanders Call DPP Partai Demokrat di Trans Hotel Cibubur.

IAS Akui Aliyah Mustika Tinggalkan Demokrat Makassar

IAS memastikan Aliyah telah mengundurkan diri dari Partai Demokrat. 

Menurutnya, proses pengunduran diri tersebut sudah selesai sejak sekitar dua bulan lalu.

Pernyataan itu disampaikan IAS saat ditemui di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa, Makassar, Jumat (17/7/2026) lalu.

Saat ditanya mengenai status Aliyah Mustika Ilham, IAS menyebut informasi tersebut sebenarnya bukan lagi hal baru.

Menanggapi pertanyaan mengenai kabar yang menyebut masih terjadi tarik ulur terkait status keanggotaan Aliyah di Partai Demokrat, IAS membantah informasi tersebut.L

“Masa? Masa judulnya besarnya itu dia pergi mengembalikan anunya, keanggotaannya kepada Sekjen DPP Demokrat (Herman Khaeron),” katanya.

Mantan Wali Kota Makassar itu kemudian memastikan Aliyah Mustika Ilham sudah tidak lagi menjadi kader Partai Demokrat.

“Mundur daripada Partai Demokrat. Mundur daripada Partai Demokrat,” tegas IAS.

Saat kembali ditanya mengenai kabar bahwa Partai Demokrat disebut belum menerima berkas pengunduran diri Aliyah, IAS kembali menepis isu tersebut.

IAS juga mengungkapkan pengunduran diri Aliyah dari Partai Demokrat bukan dilakukan dalam waktu dekat, melainkan telah berlangsung sekitar dua bulan lalu.

“Ih lamanya mi pun. Dua bulan lalu,” katanya.

Aliyah Mustika Ilham sebelumnya diamanahkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar. 

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai Demokrat Nomor 11/SK/DPP.PD/DPC/VI/2025 yang berlaku sejak 13 Juni 2025.

Ia menggantikan Adi Rasyid Ali (ARA) yang mengundurkan diri dari partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.