Perbandingan Tingkat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Versi SMRC: 2025 81,2 Persen, 2026 51,1 Persen
Nur Rohman Urip July 27, 2026 09:42 PM

- Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto turun sekitar 30 persen dalam sembilan bulan terakhir.

Hal tersebut berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026.

Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menyebut, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo pada Juli 2026 berada di angka 51,1 persen.

Padahal, sembilan bulan lalu atau pada November 2025, tingkat kepuasan publik berada pada angka 81,2 persen.

Menurut Deni, persepsi masyarakat terhadap memburuknya kondisi ekonomi nasional menjadi faktor terbesar yang mendorong penurunan tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo.

"Persepsi publik bahwa kondisi ekonomi nasional memburuk merupakan faktor utama di balik menurunnya kepuasan terhadap kinerja pemerintahannya," ujar Irvani dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring pada Minggu (26/7/2026).

Publik yang merasa tidak atau sangat tidak puas pada kinerja Presiden Prabowo meningkat dari 16 persen pada survei November 2025 menjadi 46,9 persen pada survei Juli 2026.

Survei tersebut juga menemukan sekitar 4,8 persen warga merasa sangat puas pada kinerja presiden.

Sedangkan 46,3 persen warga merasa cukup puas, 35 persen kurang puas, 11,9 persen tidak puas sama sekali, dan 2,1 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Untuk diketahui, survei SMRC dilakukan dengan metode wawancara melalui telepon dan tatap muka.

Populasi survei ini adalah seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih.

Sebanyak 749 dari mereka dipilih secara random.

Adapun margin of error survei ini sebesar +/- 3,7 persen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.