Rute Terbaru Fast Boat Bali ke Nusa Penida, Gili-Lombok Makin Mudah, Semaya One Tambah Armada Baru
Putu Kartika Viktriani July 27, 2026 10:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Laju lonjakan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara di Bali terus dirasakan pelaku pariwisata mendorong peningkatan kebutuhan konektivitas antarpulau. 

Pergerakan penumpang dari daratan Bali menuju destinasi di sekitarnya seperti Nusa Penida, Lembongan, hingga gugusan pulau Gili seperti Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, Senggigi hingga Lombok menuntut keandalan armada transportasi laut yang aman serta tepat waktu.

Di tengah tantangan mobilitas tersebut, penataan rute dan keandalan pelayaran dari pintu masuk utama seperti Dermaga Sanur dan Dermaga Padangbai menjadi krusial untuk mencegah penumpukan penumpang dan menjaga efisiensi waktu perjalanan. 

Kehadiran akses pelabuhan yang memadai serta ketersediaan moda penyebar wisatawan kini menjadi tumpuan utama pertumbuhan ekonomi daerah.

 

General Manager Semaya One Fast Cruise, Made Agung Kori, menyoroti pentingnya peran moda transportasi laut dalam menjaga kelancaran mobilitas antarpulau yang kian meningkat.

“Guna memenuhi kebutuhan konektivitas antarpulau yang terus meningkat, perusahaan kami berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat, perkembangan pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah, melalui pelayanan yang profesional,” ujar Made Agung Kori saat dijumpai Tribun Bali di Denpasar, pada Senin 27 Juli 2026.

Baca juga: Pengakuan Keluarga, KD Menghilang Tiga Hari Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia di Baturiti Bali

Perusahaan penyeberangan yang didirikan oleh I Made Wijaya sejak 2011 dan beroperasi sejak 2012 di Jalan Waribang No 21 A, Denpasar Timur, Denpasar ini mengandalkan dua titik pelayaran utama, yakni Sanur dan Padangbai. 

Pemilihan kedua dermaga ini berfokus pada kemudahan aksesibilitas guna efisiensi waktu tempuh wisatawan menuju destinasi seperti Kelingking Beach di Nusa Penida hingga area snorkeling di Gili Trawangan.

Kebutuhan infrastruktur penyeberangan juga diimbangi dengan diversifikasi teknologi armada laut oleh Semaya One.

Industri pelayaran antarpulau di Bali kini menerapkan penggunaan fast boat berbasis konstruksi fiberglass dengan mesin outboard untuk pergerakan lincah.

Serta fast ferry berbadan aluminium dengan mesin inboard yang menawarkan stabilitas lebih tinggi saat melintasi selat. 

Saat ini armada Semaya One yang beroperasi mencakup Semaya Darmajaya Jet berkapasitas 280 penumpang dan SemayaOne Pride berkapasitas 140 penumpang. 

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang ke depan, persiapannya mencakup penambahan armada baru SemayaOne Miracle berkapasitas 250 penumpang.

Di samping aspek kelaikan kapal dan penyeragaman fasilitas keselamatan, fleksibilitas jadwal keberangkatan harian tanpa pengikatan paket wisata menjadi standar yang dicari pengguna jasa laut.

Waktu tempuh antarpulau pun terus ditekan, seperti rute Padangbai menuju Gili Trawangan yang kini dapat ditempuh sekitar 1,5 hingga 2,5 jam tergantung jam keberangkatan, serta Padangbai menuju Senggigi dalam waktu sekitar 1,5 jam.

“Dengan pilihan rute yang beragam, harga yang kompetitif, serta layanan yang aman dan nyaman, perusahaan kami berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi setiap pelanggan,” ungkap Agung.

Struktur penyeberangan antarpulau Semaya One mematok tarif bervariasi bergantung pada jarak dan jenis layanan. 

Untuk rute Sanur–Nusa Penida, tarif penyeberangan dipatok mulai dari Rp200.000 untuk sekali jalan atau Rp400.000 untuk pulang pergi. 

Sementara itu, rute menuju kawasan Gili dan Lombok yang melayani keberangkatan dari Sanur, Padangbai, Nusa Penida, hingga Nusa Lembongan dikenakan tarif berkisar antara Rp400.000 hingga Rp475.000 untuk sekali jalan, atau Rp800.000 hingga Rp900.000 untuk perjalanan pulang pergi.

Untuk mendukung kemudahan operasional dan efisiensi di pelabuhan, sistem digitalisasi tiket serta layanan terintegrasi seperti moda shuttle bus antar-jemput terus diterapkan. 

Layanan pemesanan tiket dibuka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 21.00 WITA melalui portal www.semayaone.com, yang juga menawarkan skema potongan harga berkala sebesar 15 persen hingga 20 persen.

“Kemudahan pelanggan menjadi prioritas perusahaan kami. Pemesanan tiket dapat dilakukan secara online melalui situs resmi kami Semaya One, sehingga wisatawan dapat memilih jadwal keberangkatan dengan lebih praktis, bahkan sebelum mereka tiba di Bali,” imbuhnya.

Menghadapi potensi kepadatan pada musim liburan, ketertiban calon penumpang di area pelabuhan juga menjadi perhatian. 

Evaluasi pelayanan keselamatan pihaknya terus mengimbau pengguna jasa untuk tiba lebih awal dan mematuhi regulasi pelayaran.

“Jika ingin mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, kami menyarankan wisatawan melakukan pemesanan tiket lebih awal, terutama pada musim liburan, agar ketersediaan kursi tetap terjamin," kata dia

"Wisatawan juga dianjurkan tiba di lokasi check-in minimal 1 jam sebelum keberangkatan, membawa identitas yang masih berlaku, serta memperhatikan ketentuan bagasi,” pungkasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.