TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Basarnas Cilacap bersama Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Nelayan Pendi Jaya yang mengalami kecelakaan akibat terbalik di Perairan Teluk Penyu, Kabupaten Cilacap, pada Senin (27/7).
Koordinator Operasi SAR dari Basarnas Cilacap, Fajar Adi Nugroho, menjelaskan, kapal berangkat melaut sekitar pukul 04.00 WIB untuk mencari ikan di sekitar perairan PLTU Karangkandri.
Saat perjalanan kembali menuju Dermaga 3 Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) sekitar pukul 12.30 WIB, kapal dihantam gelombang dari sisi samping hingga terbalik.
Pada pukul 15.30 WIB, kapal nelayan Putra Gesti menemukan para korban yang meminta pertolongan di Perairan Teluk Penyu dan segera memberikan bantuan.
"Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Basarnas Cilacap untuk pelaksanaan evakuasi," ujar Trisno.
Menerima laporan pada pukul 15.40 WIB, Basarnas Cilacap langsung memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan bersama nelayan dan warga melakukan proses evakuasi terhadap seluruh korban.
Sebanyak 9 orang ABK berhasil dievakuasi dengan rincian 7 orang selamat dan 2 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Empat korban selamat dievakuasi ke RSUD Cilacap untuk mendapatkan penanganan medis, sementara tiga korban selamat lainnya diperbolehkan kembali ke rumah.
Adapun dua korban meninggal dunia juga dievakuasi ke RSUD Cilacap untuk penanganan lebih lanjut.
Basarnas Cilacap juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta mengimbau seluruh nelayan agar senantiasa mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di laut, terutama dengan memperhatikan kondisi cuaca dan kelengkapan alat keselamatan sebelum berlayar.