Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu mengatakan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) rutin melakukan koordinasi terkait perkembangan ekonomi makro dan keuangan serta kebijakannya.
Menjawab pertanyaan wartawan usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan kementerian/lembaga yang tergabung dalam KSSK terus melakukan koordinasi terkait kebijakan makro dan keuangan.
"Koordinasi kalau kita lihat sebetulnya koordinasinya secara virtual. Untuk setiap hari kita ada update mengenai informasi ekonomi makro dan keuangan," ujar Anggito.
Tidak hanya itu, rapat teknis juga dilakukan secara berkala oleh pihak-pihak yang tergabung dalam KKSK. Selain juga rapat yang dilakukan oleh Menteri Keuangan, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta pimpinan LPS dan Bank Indonesia (BI)
"Itu selalu di-update, dimutakhirkan dan disampaikan ke media tiga bulan sekali," katanya menambahkan.
Jajaran KSSK sendiri terdiri atas BI, Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS. Dengan kini Presiden Prabowo Subianto mengarahkan KSSK untuk memperkuat koordinasi antarlembaga serta melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam pembahasan kebijakan ekonomi.
Hal itu ditegaskan oleh Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur BI Destry Damayanti usai rapat terbatas pada hari ini.
"Kami yang diundang ini KSSK ya, KSSK plus ada Danantara tadi. Jadi intinya adalah ke depan bagaimana KSSK terus, di dalam KSSK-nya juga terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama, khususnya terkait dengan kebijakan-kebijakan di mana masing-masing kita ada kebijakan yang bisa harus kita koordinasikan," ujar Destry usai pertemuan.
Menurut Destry, Presiden Prabowo menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dan kerja sama di antara anggota KSSK, terutama dalam menyelaraskan kebijakan yang menjadi kewenangan masing-masing lembaga.





