Kanwil KemenHAM DKI Jakarta Ingatkan Bahaya Hoaks Pascabentrok Menteng, Warga Diminta Tahan Diri
Dodi Hasanuddin July 28, 2026 12:17 AM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) DKI Jakarta mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menyusul bentrokan antarkelompok yang terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (26/7/2026) lalu.

Imbauan tersebut disampaikan agar situasi keamanan tetap kondusif sekaligus mencegah meluasnya konflik akibat beredarnya narasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Dorong Jakarta Ramah HAM, Kanwil KemenHAM Jakarta Kawal Dua Raperda DKI Jakarta

Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM DKI Jakarta, Mikael Azedo Harwito, meminta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut melalui proses hukum yang profesional, transparan, akuntabel, serta tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta memberikan kepercayaan penuh kepada kepolisian dalam mengusut tuntas peristiwa ini. Mari kita jaga keamanan, kedamaian, dan persatuan dengan tetap menghormati hukum serta nilai-nilai hak asasi manusia," kata Mikael.

Menurut dia, bentrokan yang terjadi hingga menimbulkan berbagai kerugian, termasuk korban jiwa, merupakan peristiwa yang patut disesalkan dan menjadi duka bagi semua pihak. Karena itu, kejadian serupa diharapkan tidak kembali terulang.

Baca juga: KemenHAM DKI dan BNNP Jakarta Turun Tangan, Manggarai Dibidik Jadi Kampung Bebas Narkoba

Sebagai langkah pencegahan, Kanwil KemenHAM DKI akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak di sekitar lokasi kejadian.

Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mendorong seluruh elemen agar menghindari tindakan yang bertentangan dengan hukum maupun hak asasi manusia.

Selain itu, Azedo mengingatkan masyarakat agar tidak membangun maupun menyebarkan narasi yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan kelompok suku atau etnis tertentu. 

Menurutnya, informasi yang bersifat provokatif hanya akan memperbesar potensi konflik dan mengganggu keharmonisan sosial.

Baca juga: Diduga Ada Intimidasi, KemenHAM DKI Jakarta Turun Tangan Awasi Sengketa Lahan di Kuningan

Dia berharap seluruh elemen masyarakat tetap mengedepankan persatuan, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sambil menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Dengan dukungan masyarakat terhadap penegakan hukum yang objektif dan bertanggung jawab, kita semua berharap situasi di Jakarta tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.