TRIBUNNEWS.COM – Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, menikmati musim 2025/2026 yang luar biasa, tidak hanya di atas lapangan tetapi juga dari sisi finansial.
Meski gagal membawa Portugal meraih hasil maksimal di Piala Dunia 2026, gelandang berusia 31 tahun itu mampu menutup musim dengan berbagai pencapaian individu, termasuk pendapatan fantastis dari hak citra yang mencapai lebih dari 9 juta poundsterling atau sekitar Rp216 miliar.
Hak citra adalah hak hukum bagi setiap individu untuk mengontrol dan memanfaatkan identitas pribadi mereka seperti nama, foto, suara, rupa, atau tanda tangan dari penggunaan komersial tanpa izin.
Menurut laporan keuangan BF8 Sports, perusahaan yang mengelola hak citra Bruno Fernandes, sang gelandang memperoleh lebih dari 9 juta poundsterling sepanjang musim 2024/2025.
Laporan yang dikutip Manchester Evening News menyebutkan perusahaan tersebut membukukan pendapatan sebesar 9,5 juta poundsterling, meningkat sekitar 1,1 juta poundsterling dibandingkan periode sebelumnya.
Setelah berbagai biaya operasional dan kewajiban lainnya dipangkas, keuntungan bersih yang diterima Fernandes mencapai sekitar 9,2 juta poundsterling (sekitar Rp220 miliar), atau setara 176 ribu poundsterling per pekan hanya dari hak citra.
Jumlah tersebut belum termasuk gaji yang diterimanya sebagai pemain Manchester United.
Sebagai kapten sekaligus bintang utama Setan Merah, Fernandes dilaporkan memperoleh gaji sekitar 300 ribu poundsterling per pekan, sehingga total pemasukannya dari gaji dan hak citra mencapai hampir 476 ribu poundsterling (sekitar Rp11, 4 miliar) setiap minggu.
Musim gemilang Fernandes di lapangan diyakini menjadi faktor utama meningkatnya nilai komersial sang pemain.
Sepanjang musim 2025/2026, ia berhasil menyapu bersih penghargaan Pemain Terbaik Manchester United, sekaligus menjadi motor permainan tim asuhan Michael Carrick.
Fernandes juga mencatatkan sejarah di Liga Inggris dengan membukukan 21 assist dalam satu musim Premier League.
Catatan tersebut membuatnya memecahkan rekor milik legenda Arsenal, Thierry Henry, yang sebelumnya mengoleksi 20 assist pada musim 2002/2003.
Kontribusi besar Fernandes turut membawa Manchester United bangkit setelah musim yang mengecewakan.
Di bawah arahan Michael Carrick, Setan Merah berhasil finis di peringkat ketiga Liga Inggris dan memastikan tiket kembali ke Liga Champions setelah dua musim absen.
Padahal pada musim sebelumnya, Manchester United gagal tampil di kompetisi Eropa setelah finis di papan bawah klasemen Liga Inggris.
Baca juga: Cedera De Ligt Tak Sesederhana Dugaan, Manchester United Dipusingkan Jelang Musim Baru
Performa impresif Fernandes juga mengakhiri berbagai spekulasi mengenai masa depannya.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemain asal Portugal itu sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Arab Saudi.
Namun, Manchester United sama sekali tidak mempertimbangkan untuk melepas sang kapten pada bursa transfer musim panas ini.
Bruno Fernandes sendiri masih memiliki kontrak hingga musim panas 2027, dengan opsi perpanjangan selama satu tahun.
Dengan peran sentralnya di bawah Michael Carrick serta kontribusi luar biasa di atas lapangan, Manchester United menilai Fernandes tetap menjadi salah satu aset terpenting dalam proyek jangka panjang klub.
Tak hanya menjadi pemimpin di ruang ganti, Fernandes kini juga menjadi salah satu pemain dengan nilai komersial tertinggi di skuad Setan Merah berkat pemasukan besar dari hak citra yang terus meningkat seiring performa impresifnya.
(Tribunnews.com/Ali)