Berita Arema FC Hari Ini Populer: Bos IB Minta Tak Dihakimi, Laga Penentu Kontra Tampines Rovers
Sarah Elnyora Rumaropen July 28, 2026 08:35 AM

SURYAMALANG.COM, MALANG - Arema FC berada di posisi hidup-mati menjelang laga kedua Grup A Piala Presiden 2026 kontra klub Singapura, Tampines Rovers, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Status sebagai pemegang rekor empat gelar juara menuntut Singo Edan meraih kemenangan mutlak demi menjaga asa lolos ke babak semifinal.

Di tengah tekanan tersebut, CEO Arema FC Iwan Budianto meminta publik tidak menghakimi timnya yang masih dalam tahap adaptasi usai kalah dari Persib Bandung di laga perdana.

Berikut ulasan selengkapnya:

Bos IB Minta Tak Dihakimi

Tim berjuluk Singo Edan tersebut takluk atas tuan rumah Persib Bandung dengan skor 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (25/7/2026).

Menurut IB, kekalahan Arema FC itu belum dianggap sebagai gambaran sesungguhnya dari kekuatan tim Singo Edan pada musim ini.

IB pun meminta publik dan Aremania memberi waktu kepada skuad racikan Marcos Santos untuk berproses sebelum memberikan penilaian.

"Ini bukan awal musim, tetapi masih pre-season. Jadi jangan berekspektasi terlalu berlebihan," katanya pada Minggu (26/7/2026).

"Turnamen ini menjadi bagian dari program penyelarasan tim. Juara tentu menjadi bonus, tetapi yang utama adalah membentuk tim yang siap menghadapi kompetisi," lanjutnya.

Baca juga: Jayus Hariono Dipinjamkan Lagi, Arema FC Ungkap Alasan Lepas Duo Pemain ke Persiraja Banda Aceh

IB menjelaskan, sejak awal manajemen Arema FC memang memposisikan Piala Presiden 2026 sebagai bagian dari tahap persiapan menuju kompetisi Super League 2026/2027.

Oleh karena itu, target utama bukan sekadar mengejar gelar juara, melainkan membentuk tim yang solid dan siap bersaing saat kompetisi resmi bergulir.

Salah satu faktor yang membuat performa Arema FC belum maksimal adalah kondisi kebugaran pemain yang belum merata.

IB mengungkapkan, sebagian besar pemain masih berada dalam tahap peningkatan fisik setelah masa libur kompetisi.

"Hampir sebagian besar pemain belum berada pada level fitness yang optimal. Ada yang baru 40 sampai 50 persen, ada yang 60, 70, atau 80 persen. Itu tergantung kapan mereka mulai latihan dan masa istirahat setelah libur," ungkapnya.

Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap permainan tim saat menghadapi Persib Bandung pada laga pembuka.

Selain persoalan fisik, Arema FC juga masih berupaya membangun chemistry antar pemain setelah kedatangan sejumlah wajah baru pada bursa transfer musim ini.

IB menjelaskan, pelatih Marcos Santos sengaja memberikan kesempatan bermain kepada para pemain anyar untuk melihat komposisi terbaik sekaligus mempercepat proses adaptasi di dalam tim.

"Level fit dan chemistry mereka memang belum terbentuk sepenuhnya. Mereka masih dalam tahap saling memahami satu sama lain. Understanding each other itu sangat penting dalam permainan tim seperti sepak bola," ujarnya.

IB juga mengingatkan, waktu persiapan Arema FC menuju Piala Presiden 2026 sangat terbatas.

Mayoritas pemain baru berkumpul sekitar dua pekan sebelum turnamen dimulai, sementara beberapa pemain asing bahkan baru bergabung sekitar sepekan sebelum pertandingan pertama melawan Persib Bandung.

Situasi tersebut membuat proses pembentukan tim belum berjalan ideal. Karena itu, ia menilai tidak adil jika kekuatan Arema FC langsung dihakimi hanya dari satu pertandingan.

"Tim ini baru berkumpul sekitar dua minggu. Ada pemain asing yang baru datang sekitar seminggu lalu. Lalu mereka langsung dimainkan sebagai sebuah tim dan kemudian langsung di-judge. Tentu itu tidak adil," bebernya.

Menang atau Pulang Lawan Tampines Rovers

Setelah takluk dari Persib Bandung, Arema FC kini ditantang oleh Tampines Rovers, klub dari Liga Singapura, di pertandingan kedua.

Pertandingan Arema FC vs Tampines Rovers akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (28/7/2026) pukul 15.30 WIB.

Pada laga perdana kemarin, Tampines Rovers ditahan imbang 2-2 oleh DPMM FC, klub dari Brunei Darussalam.

Mau tidak mau, Arema FC harus meraih tiga poin dalam pertandingan ini apabila tidak mau angkat koper dari gelaran Piala Presiden 2026.

Meskipun ini hanya turnamen pramusim, Arema FC memiliki gengsi karena berstatus sebagai klub dengan juara terbanyak Piala Presiden sebanyak empat kali.

Baca juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persebaya Surabaya Buka Peluang Datangkan Pemain Baru Lagi

Jika Singo Edan kalah dari pertandingan ini, sudah dipastikan tidak akan lolos ke babak semifinal. Namun, jika meraih hasil imbang, peluang untuk lolos masih terbuka sembari melihat pertandingan lain di Grup A.

Saat menghadapi Persib Bandung kemarin, Pelatih Arema FC Marcos Santos memahami kalau anak asuhnya telat panas di babak pertama.

Singo Edan baru bisa mengontrol jalannya pertandingan di babak kedua setelah strategi pergantian pemain dilakukan.

"Memang, kami baru bisa menciptakan peluang di babak kedua, tetapi menghadapi Persib Bandung kemarin itu menunjukkan, kalau Arema masih memiliki banyak ruang untuk berkembang," kata Marcos Santos.

Pelatih berkebangsaan Brasil itu memuji kinerja anak asuhnya di atas lapangan meskipun gagal meraih kemenangan.

Marcos Santos melihat turnamen Piala Presiden 2026 dijadikan sebagai ajang untuk adaptasi para pemain, khususnya bagi para pemain baru.

Baca juga: 2 Penyebab Persija Kalah dari Persebaya, Shin Tae-yong Enggan Salahkan Radovan Pankov

Maka tak heran jika para pemain baru mulai dicoba oleh Arema FC saat menghadapi Persib Bandung.

Utamanya pada babak kedua, lima rekrutan anyar Arema FC, termasuk tiga legiun asing, mulai dicoba untuk merasakan langsung atmosfer sepak bola Indonesia.

Meskipun tidak mematok target tinggi, Marcos berharap para pemain bisa menunjukkan permainan terbaiknya di setiap pertandingan.

"Saya meyakini, kami memiliki tim yang sangat kuat untuk musim ini," ujar Marcos dengan penuh optimisme tinggi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.