TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Kebakaran melanda sebuah kios yang dihuni seorang tukang di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (27/7/2026) malam.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian materi ditaksir mencapai Rp70 juta.
Seluruh isi kios ludes dilalap si jago merah.
Barang-barang yang hangus terbakar di antaranya dua unit motor kebun merek Suzuki, dua unit mesin rumput merek Tiger, tiga unit gergaji mesin atau chainsaw kayu mini, serta berbagai peralatan pertukangan lainnya seperti skap atau kattang merek Pro dan gergaji mesin tangan.
Tak hanya itu, terpal dan sejumlah alat komunikasi juga turut terbakar.
Baca juga: BREAKING NEWS: Satu Kios Warga di Dusun Manurung Mamuju Tengah Ludes Terbakar
Peristiwa nahas tersebut bermula sekitar pukul 18.40 Wita, ketika kepulan asap pertama kali terlihat dari dalam kios.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu kompor yang masih menyala saat penghuni kios keluar rumah dan lupa mematikannya.
Akibatnya, api dengan cepat menjalar dan membakar perabotan rumah tangga serta peralatan kerja yang berada di dalam kios.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan pada pukul 18.48 Wita dan tiba di lokasi kejadian tujuh menit kemudian, tepatnya pukul 18.55 Wita.
Satu unit mobil pemadam dikerahkan dari posko dengan jarak tempuh sekitar 4 kilometer, didukung 10 orang personel.
Namun, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan.
Keterbatasan armada membuat petugas harus bolak-balik mengambil air ke tempat pengisian. Minimnya penerangan di lokasi kejadian pada malam hari juga turut memperlambat proses pemadaman.
Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.09 Wita setelah petugas bekerja keras selama lebih dari satu jam.
Kepala Bidang Damkar Mamuju Tengah, Irsyad, mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Irsyad mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan kompor dan peralatan memasak lainnya, terutama saat meninggalkan rumah.
"Kejadian ini menjadi pelajaran berharga, terlebih saat ini kita sedang berada di musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran," ungkapnya, Selasa (28/7/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan serta mengawasi anak-anak saat bermain dengan api. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah