Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Mengantisipasi maraknya kenakalan remaja, mulai dari aksi geng motor hingga judi online (judol) yang menyasar pelajar, Polsek Punggur menggelar kegiatan pembinaan di lingkungan sekolah.
Baca juga: Korban KDRT Kerap Cabut Laporan karena Tekanan Keluarga dan Ketergantungan Ekonomi
Jajaran Polres Lampung Tengah itu memberikan edukasi preventif kepada para siswa di MTs Ma'arif 1 Punggur, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Bhabinkamtibmas Polsek Punggur, Aipda Suyatno, yang memberikan pembinaan kepada ratusan siswa dan dewan guru agar tidak terjerumus dalam berbagai bentuk pelanggaran hukum yang dapat merusak masa depan.
Dalam penyampaiannya, Aipda Suyatno menyoroti sejumlah ancaman yang kini membayangi generasi muda, di antaranya judi online, penyalahgunaan narkoba, serta keterlibatan dalam geng motor yang meresahkan masyarakat.
"Sebagai generasi penerus, kalian harus bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial. Jangan sampai tergiur judi online atau terpengaruh pergaulan negatif seperti geng motor dan narkoba. Bentengi diri dengan kedisiplinan dan kepatuhan pada hukum," ujar Aipda Suyatno.
Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, Kapolsek Punggur Iptu Harizal menegaskan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) di sekolah merupakan program yang rutin dilaksanakan sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja.
Menurutnya, pendekatan preventif sejak dini lebih efektif dalam menekan angka kenakalan remaja dibandingkan penegakan hukum setelah pelanggaran terjadi.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Punggur berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua semakin kuat dalam membina serta mengawasi para pelajar agar tetap berada di jalur yang positif.
"Peran Bhabinkamtibmas bukan hanya menjaga keamanan di tengah masyarakat, tetapi juga memberikan pembinaan kepada para pelajar melalui edukasi sejak dini. Kami ingin membentuk karakter generasi muda agar terhindar dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, geng motor, maupun pengaruh negatif media sosial," tegas Iptu Harizal. (TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)