TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Simak kunci jawaban Pendidikan Budaya Melayu Riau (BMR) Kelas 12 (XII) Bab 2 tentang Kepengarangan Sastra Melayu Riau.
Namun sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa dapat mengerjakan soal secara mandiri.
Kunci jawaban nantinya diperlukan sebagai bahan evaluasi.
Lewat soal yang dilengkapi Kunci Jawaban BMR Kelas 12 Bab 2 ini , siswa dapat mengukur sejauh mana pemahaman tentang soal muatan lokal budaya Melayu Riau ini
Diketahui Kunci Jawaban BMR Kelas 12 Bab 2 adalah tentang Kepengarangan Sastra Melayu Riau .
Soal Kunci Jawaban BMR Kelas 12 Bab 2 ini merujuk pada buku siswa Muatan Lokal Pendidikan Budaya Melayu Riau (BMR) K13 kelas XII terbitan Narawita Swarna Persada.
Untuk mempermudah menguasai mata pelajaran muatan lokal budaya Melayu Riau , siswa bisa membaca soal dan Kunci Jawaban BMR Kelas 12 Bab 2 ini.
Simak Soal dan Kunci Jawaban BMR Kelas 12 Bab 2 dilansir dari budayamelayuriau.org:
Pilihan Ganda: Pilihlah satu jawaban yang benar!
1. “Hikayat Hang Tuah” menurut Teeuw termasuk sebagai karya…
a. puisi Melayu
b. prosa Melayu
c. fabel
d. cerita rakyat
e. sastra lisan
Jawaban: b. prosa Melayu
Penjelasan: "Hikayat Hang Tuah" dikategorikan sebagai karya sastra Melayu klasik yang berbentuk prosa, bukan puisi, fabel, cerita rakyat, maupun sastra lisan.
2. Yang termasuk genre sastra naratif (prosa) dalam sastra Melayu asli adalah…
a. mantra
b. karmina
c. puisi
d. seloka
e. koba
Jawaban: e. koba
Penjelasan: Genre sastra naratif (prosa) dalam sastra Melayu asli termasuk pantun, koba, gurindam, hikayat, dan cerita berbingkai. Mantra, karmina, puisi, dan seloka bukan termasuk genre sastra naratif.
3. Pelopor kepenulisan prosa detektif Indonesia yang berasal dari Riau adalah…
a. Soeman Hs
b. Chairil Anwar
c. Hasan Junus
d. HB Jasin
d. Amir Hamzah
Jawaban: c. Hasan Junus
Penjelasan: Hasan Junus, sastrawan Riau, merupakan pelopor kepenulisan prosa detektif Indonesia.
4. Sastrawan Indonesia berasal dari Riau yang bergelar presiden penyair Indonesia ialah…
a. Hasan Junus
b. Idrus Tintin
c. Ediruslan Pe Amanriza
d. Sutardji Calzoum Bachri
e. Ediruslan Pe Amanriza
Jawaban: a. Hasan Junus
Penjelasan: Hasan Junus, sastrawan Riau, mendapat gelar "presiden penyair Indonesia" atas kontribusinya yang besar dalam dunia sastra.
5. Berikut ini yang tidak termasuk nilai-nilai khusus dalam membaca karya sastra Melayu Riau adalah…
a. beragam tafsir
b. ekspresif
c. kesan
d. a, b, dan c benar
e. semua salah
Jawaban: e. semua salah
Penjelasan: Membaca karya sastra Melayu Riau memiliki nilai-nilai khusus seperti beragam tafsir, ekspresif, dan kesan.
6. Syair yang berkisah tentang ikan terubuk dan putri puyu-puyu adalah…
a. Syair Perang Siak
b. Syair Khabar Ibarat
c. Syair Ikan Terubuk
d. Nazam Dua Sekawan
e. Syair Surat Kapal
Jawaban: c. Syair Ikan Terubuk
Penjelasan: Syair Ikan Terubuk berkisah tentang ikan terubuk dan putri puyu-puyu.
7. Yang termasuk genre puisi pada sastra Melayu klasik adalah….
a. hikayat
b. koba
c. syair
d. gurindam
e. cerita berbingkai
Jawaban: c. syair
Penjelasan: Genre puisi pada sastra Melayu klasik termasuk syair, gurindam, pantun, dan seloka. Hikayat dan cerita berbingkai termasuk genre prosa.
8. Membelek-belek karya sastra di Riau dalam dua abad terakhir, suatu hal yang dominan adalah usaha sastrawan Riau mendatangi diri. Usaha ini mereka lakukan melalui pendekatan…
a. sejarah
b. alam
c. mengasingkan diri
d. teknologi
e. semua salah
Jawaban: e. semua salah
Penjelasan: Usaha sastrawan Riau mendatangi diri dilakukan melalui berbagai pendekatan, seperti sejarah, alam, budaya, dan agama.
9. “Sulalatus Salatin” atau Sejarah Melayu dikarang pada sekitar tahun…
a. 1512
b. 1612
c. 1712
d. 1812
e. 1912
Jawaban: b. 1612
Penjelasan: "Sulalatus Salatin" atau Sejarah Melayu dikarang sekitar tahun 1612.
10. Pada umumnya bait-bait pantun terdiri dari empat baris. Dua baris pertama disebut…
a. sampiran
b. isi
c. ungkapan
d. perumpamaan
e. kiasan
Jawaban: a. sampiran
Penjelasan: Pada umumnya bait-bait pantun terdiri dari empat baris, dua baris pertama disebut sampiran dan dua baris selanjutnya disebut isi.
11. Sastrawan Melayu yang dikenal dengan maha karyanya yang berjudul “Gurindam Duabelas” adalah…
a. Tenas Effendy
b. Sutardji Calzoum Bachri
c. Raja Ali Haji
d. Hasan Junus
e. Soeman Hs
Jawaban: c. Raja Ali Haji
Penjelasan: Raja Ali Haji, sastrawan Melayu, terkenal dengan maha karyanya "Gurindam Duabelas".
12. Berikut ini yang tidak termasuk tokoh-tokoh sastra di Riau adalah…
a. Hasan Junus
b. Idrus Tintin
c. Ibrahim Sattah
d. Soeman Hs
e. Mara Rusli
Jawaban: d. Soeman Hs
Penjelasan: Soeman Hs adalah sastrawan Indonesia dari Sumatera Barat, bukan Riau. Tokoh-tokoh sastra Riau lainnya dalam daftar tersebut benar.
13. Novel Bulang Cahaya adalah satu di antara novel kekinian yang ditulis oleh sastrawan Melayu. Novel ini ditulis oleh…
a. Ediruslan Pe Amanriza
b. Hasan Junus
c. Soeman Hs
d. Rida K. Liamsi
e. Taufik Ikram Jamil
Jawaban: a. Ediruslan Pe Amanriza
Penjelasan: Novel "Bulang Cahaya" merupakan karya sastrawan Melayu Riau Ediruslan Pe Amanriza.
14. Pinggangnya ramping dadanya bidang
Apatah lagi lehernya jenjang
Pipinya seperti pauh dilayang
Siapa melihat berhati sayang
Dahinya bagai sehari bulan
Sangatlah manis sembarang kelakuan
Sangatlah elok memberi rawan
Patutlah asalnya badan
Penggalan teks syair di atas adalah…
a. Syair Perang Siak
b. Syair Khabar Ibarat
c. Syair Ikan Terubuk
d. Nazam Dua Sekawan
e. Syair Surat Kapal
Jawaban: c. Syair Ikan Terubuk
Penjelasan: Penggalan teks syair di atas merupakan bagian dari Syair Ikan Terubuk.
15. Walau berkisan tentang ikan terubuk dan puteri puyu-puyu, Syair Ikan Terburuk pada dasarnya mengabarkan tentang…
a. perebutan kekuaasaan di Siak
b. perebuatan kekuasaan di Pelalawan
c. perebuatan kekuasaan di Malaka
d. perebuatan kekuasaan di Johor
e. perebuatan kekuasaan di Inderagiri
Jawaban: c. perebutan kekuasaan di Malaka
Penjelasan: Meskipun berkisah tentang ikan terubuk dan puteri puyu-puyu, Syair Ikan Terubuk pada dasarnya mengabarkan tentang perebutan kekuasaan di Malaka.
(Tribunpekanbaru.com)