Tribunlampung.co.id, Lampung Timur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur terus mematangkan persiapan menjelang peresmian Gedung Sekolah Rakyat Permanen yang dijadwalkan mulai difungsikan pada 15 Agustus 2026.
Baca juga: Pemkab Lampung Timur Usulkan Pinjaman Rp100 Miliar untuk Pengembangan RSUD KH Ahmad Hanafiah
Kesiapan fasilitas pendidikan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Sosial, serta instansi terkait.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah mengatakan, rakor tersebut digelar untuk memastikan seluruh kebutuhan pendukung Sekolah Rakyat Permanen siap sebelum hari peresmian.
Menurutnya, pembahasan mencakup penyelesaian tahap akhir pembangunan fisik, kelengkapan fasilitas interior, hingga kesiapan operasional kegiatan belajar mengajar.
Ela menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat Permanen bukan hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat Lampung Timur.
"Rapat persiapan hari ini menjadi bagian penting untuk memastikan Gedung Sekolah Rakyat Permanen siap digunakan secara optimal. Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan yang layak, merata, dan berkualitas bagi masyarakat Lampung Timur," kata Bupati Ela, Selasa (28/7/2026).
Usai rapat, Bupati Ela bersama rombongan meninjau langsung lokasi Gedung Sekolah Rakyat Permanen. Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan kualitas pengerjaan bangunan serta kesiapan berbagai fasilitas pendukung.
Di sela peninjauan, Bupati Ela menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Menurutnya, pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Permanen merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta berbagai pihak terkait.
"Ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, para pekerja, Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, serta jajaran Pemkab Lampung Timur yang telah mendukung proses pembangunan ini," ujar Ela.
Pemkab Lampung Timur optimistis keberadaan Sekolah Rakyat Permanen dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut.
Bupati Ela berharap fasilitas pendidikan ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda Lampung Timur untuk memperoleh akses belajar yang lebih baik serta berkembang menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.
"Perkembangannya sangat baik dan kami menargetkan Sekolah Rakyat ini mulai beroperasi pada 15 Agustus mendatang. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar prosesnya berjalan lancar dan selesai tepat waktu," tutupnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)