SRIPOKU.COM – Mantan winger Sriwijaya FC, Yogi Rahadian, berharap masih ada secercah harapan yang dapat menyelamatkan Sriwijaya FC dari keterpurukan yang kini dialami.
Menurut pemain yang pernah membela Laskar Wong Kito pada musim 2017/2018 dan 2022/2023 itu, Sriwijaya FC merupakan ikon kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan yang tidak tergantikan, meski kini telah hadir klub baru, Sumsel United.
"Harapannya, semoga ada setitik cahaya yang bisa membantu Sriwijaya FC biar tetap konsisten, masih tetap ada di Palembang," ujar Yogi Rahadian kepada Sripoku.com, Selasa (28/7/2026).
Yogi mengaku sedih melihat kondisi Sriwijaya FC yang kini harus terdegradasi ke Liga 3 sekaligus diterpa persoalan finansial yang berkepanjangan.
Padahal, menurutnya, Sriwijaya FC pernah menjadi salah satu klub paling disegani di Indonesia.
"Sedih sebenarnya lihat SFC sekarang ini. Yang dari dulunya merupakan tim menakutkan, terus ada masalah finansial," kata pemain kelahiran Teluk, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, 27 Oktober 1995 itu.
Alumni Sekayu Youth Soccer Academy (SYSA) tersebut menilai persoalan keuangan menjadi hambatan terbesar yang dialami banyak klub sepak bola di Indonesia.
"Karena problem terbesar yang dialami klub-klub itu masalah finansial," ujarnya.
Meski kini Sumatera Selatan memiliki klub baru bernama Sumsel United, Yogi menegaskan keberadaan klub tersebut tidak bisa menggantikan posisi Sriwijaya FC sebagai simbol sepak bola daerah.
Baginya, nama besar Sriwijaya FC telah melekat erat dengan identitas Kota Palembang dan Sumatera Selatan.
"Mau tak mau ikon Palembang tetap SFC. Semoga ada yang menyelamatkan SFC. Sangat disayangkan. Palembang itu tetap diingat sebagai ikon itu, selain pempek, satu lagi SFC. Sayang kalau SFC sampai hilang," ungkapnya.
• Suporter Desak Digi Sport Beri Kepastian Nasib Sriwijaya FC, Qusoi: Serahkan atau Jual Saham
Di tengah keprihatinannya terhadap kondisi mantan klubnya, Yogi kini mulai menata karier baru di dunia kepelatihan setelah lebih dari dua tahun menetap di Bekasi, Jawa Barat.
Meski begitu, mantan pemain asal Kabupaten Musi Banyuasin tersebut mengaku belum sepenuhnya menutup peluang untuk kembali bermain apabila ada kesempatan.
Saat ini Yogi dipercaya melatih SSB ASSA BAFO di Bekasi. Selain itu, ia juga memberikan latihan privat bagi pemain muda dan menjadi pelatih tim Porprov Jakarta Pusat.
"Sekarang ini lagi mengembang ilmu kepelatihan di Bekasi. Siapa tahu nanti berbakti kembali ke daerah Sumatera Selatan. Sekeluarga diboyong ke Bekasi sudah jalan dua tahun lebih," tutur Yogi Rahadian.