Polsek Amban Dampingi Mediasi Rencana Pembelian Lahan Asrama Mahasiswa Lanny Jaya
Hans Arnold Kapisa July 28, 2026 06:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepolisian Sektor (Polsek) Amban Polresta Manokwari mengawal proses mediasi rencana pembelian lahan dan bangunan kontraka mahasiswa Lanny Jaya di Manokwari, Selasa (28/7/2026).

Pantauan TribunPapuaBarat.com, Selasa (28/7/2026), proses mediasi berjalan aman penuh kekeluargaan dihadiri Kapolsek Amban Iptu Roy A. Rumbaibab, pemilik tanah adat, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, serta mahasiswa.

Kedua pihak menyampaikan pandangan hingga mencapai kesepahaman terkait rencana transaksi.

Pemilik tanah adat menyatakan kesiapannya melepaskan hak atas tanah beserta bangunan yang selama ini dijadikan tempat tinggal mahasiswa apabila Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya merealisasikan pembelian pada tahun anggaran 2027.

Sebelum mediasi, perwakilan pemerintah daerah bersama pemilik lahan dan mahasiswa melakukan peninjauan lokasi, mengukur luas tanah, serta memeriksa kondisi bangunan yang diusulkan menjadi asrama permanen mahasiswa.

Kapolsek Amban, Iptu Roy A. Rumbaibab, menegaskan kehadiran pihak kepolisian bertujuan memberikan pendampingan sekaligus memastikan komunikasi antara kedua belah pihak berjalan baik.

Baca juga: Pemda Lanny Jaya Tinjau Kontrakan Mahasiswa di Manokwari, Disiapkan Jadi Asrama Permanen 2027

“Kami hadir untuk memediasi proses komunikasi antara pemilik tanah dan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya agar semuanya berjalan aman, tertib, dan sesuai kesepakatan bersama,” ujarnya.

Menurut Roy, hasil mediasi menunjukkan kedua belah pihak menerima rencana tersebut dengan baik sehingga membuka peluang untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya.

“Pihak pemilik tanah, Bapak Laus Toansiba, menyatakan siap menjual tanah dan bangunan tersebut. Sementara Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya juga menyambut baik rencana itu untuk diupayakan melalui anggaran tahun 2027,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan pula pengukuran lahan serta peninjauan beberapa bangunan yang saat ini digunakan sebagai kontrakan mahasiswa.

Roy berharap proses administrasi hingga transaksi pembelian dapat berjalan lancar sehingga mahasiswa asal Kabupaten Lanny Jaya memiliki asrama permanen yang layak.

“Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan aman dan damai. Jika rencana ini terealisasi, mahasiswa Lanny Jaya nantinya memiliki asrama permanen seperti daerah lain sehingga mereka dapat belajar dengan lebih tenang,” tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.