Pembebasan Lahan jadi Kendala Pembangunan Gerai KMP di Kaimana, Trikora Hampir Rampung
Hans Arnold Kapisa July 28, 2026 06:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, masih menghadapi kendala pembebasan lahan di sejumlah kampung. 

Meski demikian, gerai di Kampung Trikora kini telah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop) Kaimana, Barent Tumanat, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, Gerai Koperasi Merah Putih merupakan program pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi desa dan kelurahan melalui unit usaha seperti sembako, simpan pinjam, dan sarana pertanian.

Menurut Baren, dari 84 kampung yang telah membentuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kaimana, baru gerai di Kampung Trikora yang progres pembangunannya hampir selesai. 

Baca juga: Bupati Kaimana Tegaskan Peran Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat

“Untuk wilayah Kaimana secara umum koperasinya sudah terbentuk di hampir 84 kampung, namun yang gerainya sudah dianggap hampir selesai saat ini baru di Kampung Trikora,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan gerai di Kampung Coa masih berada pada tahap penataan lahan.

Pemerintah daerah berharap proses tersebut segera tuntas sehingga pembangunan fisik bisa dimulai dalam waktu dekat.

“Kendala terbesar yang kami hadapi adalah masalah pembebasan lahan. Ini menjadi salah satu hambatan dalam pembangunan gerai koperasi,” ungkap Barent.

Terkait peluncuran Gerai Koperasi Merah Putih di Kampung Trikora, Barent menyebut masih menunggu koordinasi dengan Kodim 1804 Kaimana selaku pelaksana pembangunan fisik.

“Waktu peluncuran masih menunggu kesepakatan bersama dan akan dikoordinasikan kembali dengan semua pihak, diselaraskan dengan agenda nasional yang dijadwalkan pada bulan Agustus mendatang,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.