Laporan wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK- Gresik United memperpanjang 4 pemainnya.
Mereka akan menjadi tulang punggung Gresik United di Liga 3 atau Liga Nusantara musim ini.
Gresik United saat ini terus mempersiapkan skuad untuk menghadapi Liga Nusantara 2026 dengan melakukan seleksi pemain serta penyusunan komposisi tim sesuai kebutuhan pelatih.
Sebanyak empat pemain di antaranya sudah dikontrak.
Empat pemain yang telah resmi dikontrak yakni Alif Jaelani, Wahyu Agung, Bhirawa Anoraga, dan Dian Ardiansyah. Dari empat nama tersebut, Dian Ardiansyah merupakan pemain asli Gresik yang telah bertahan bersama klub dalam beberapa musim terakhir.
Sementara itu, Wahyu Agung yang sempat meninggalkan Gresik United dan bergabung dengan Semen Padang pada musim sebelumnya, kini kembali memperkuat klub kebanggaan masyarakat Gresik tersebut.
Baca juga: Joko Susilo Akhirnya Resmi Jadi Pelatih Gresik United, Manajemen Pasang Target Promosi Liga 2
Perekrutan empat pemain ini hasil rekomendasi dari pelatih Gresik United, Joko Susilo.
Manajer Gresik United, Firman Rengga Saputra, menuturkan keputusan mengikat kontrak empat pemain tersebut merupakan hasil rekomendasi tim pelatih bersama manajemen.
"Pemain lainnya juga akan menyusul," ujar Rengga, sapaan akrabnya, Selasa (28/7/2026).
Pria asal Kebomas ini mengatakan, keempat pemain tersebut memiliki loyalitas. Mereka juga mau mengikuti SOP Gresik United, termasuk kembali mengikuti proses seleksi. Selain itu, kemampuan dan kualitas mereka memang di atas rata-rata dari pemain yang mengikuti seleksi saat ini.
Rengga menegaskan, jumlah pemain yang dikontrak masih akan bertambah. Manajemen masih menunggu hasil proses seleksi serta rekomendasi dari jajaran pelatih.
"Untuk pemain asal Gresik yang sudah resmi masuk skuad Liga Nusantara masih empat pemain. Nantinya akan ada tambahan setelah melihat hasil seleksi dan daftar pemain yang diberikan tim pelatih," jelasnya.
Rengga menyampaikan proses kontrak pemain akan dilakukan secara bertahap, baik untuk pemain dari seleksi tahap pertama maupun tahap berikutnya. "Untuk posisi yang kosong saat ini belum ada. Semua pemain yang mengikuti seleksi sudah dipetakan sesuai kebutuhan posisi masing-masing," katanya.
Salah satu perhatian utama manajemen berada di sektor penjaga gawang. Rengga menyebut pihaknya masih berkoordinasi dengan tim pelatih untuk mencari kiper terbaik yang sesuai kebutuhan tim.
"Posisi kiper menjadi salah satu yang penting. Jangan sampai pemain lain sudah bagus, tetapi di sektor penjaga gawang tidak maksimal. Kalau ada kiper berkualitas dari tim besar, tentu akan kami pertimbangkan untuk direkrut," ujarnya.
Rengga juga membuka peluang bagi sejumlah pemain lama Gresik United untuk kembali memperkuat tim. Namun, keputusan tersebut tetap bergantung pada kebutuhan skuad dan penilaian dari pelatih kepala.
"Dari manajemen masih memiliki data pemain pada musim-musim sebelumnya. Ada kemungkinan mereka dipanggil kembali, tetapi semuanya tetap bergantung pada keputusan head coach," tuturnya.
Pelatih kepala Gresik United, Joko Susilo, mengatakan tim pelatih masih fokus membentuk komposisi skuad terbaik.
Para pemain yang mengikuti seleksi masih terus dipantau sebelum keputusan akhir dibuat.
"Para pemain yang sudah deal kontrak menjadi prioritas. Sedangkan pemain yang masih dalam tahap penilaian akan kami rapatkan kembali bersama jajaran pelatih," jelas Gethuk sapaan akrabnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com