Saatnya Roberto Mancini Tebus Dosa, Timnas Italia Memanggil Lagi
Muhammad Nursina Rasyidin July 28, 2026 09:11 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sudah menemukan kandidat pelatih Timnas Italia selanjutnya.

Organisasi yang dipimpin Giovanni Malago itu mendapuk Roberto Mancini sebagai pelatih baru Timnas Italia selanjutnya.

Mancini memanfaatkan lowongnya kursi panas pelatih Italia setelah gonjang-ganjing yang terjadi di sela-sela pemilihan Andrea Pirlo untuk menjabat posisi tersebut.

Batalnya Pirlo dilantik, dan mundurnya Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik, membuat FIGC bertindak cepat.

Mereka menjatuhkan pilihan kepada Roberto Mancini yang memang sedang menganggur setelah gagal memberikan impresi positif di Timnas Arab Saudi dan Al Sadd.

Mancini tak akan sendirian dalam proyek membangun Azzurri.

Ia akan mendapatkan bantuan dari sosok senior yang sepertinya kembali rela turun gunung untuk menduduki posisi strategis.

Mancini akan dibantu oleh Claudiro Ranieri, sang Tinkerman sendiri, yang ditunjuk FIGC sebagai Direktur Teknik.

Jurnalis Gianluca Di Marzio mengabarkan itu melalui cuitan di akun X pribadinya.

"Giovanni Malago mengumumkan Roberto Mancini adalah pelatih Timnas Italia yang baru."

"Pengumuman itu bersamaan dengan ditunjuknya Claudio Ranieri sebagai Direktur Teknik," tulis Di Marzio.

Baca juga: Proyek Revolusi Timnas Italia Berakhir sebelum Dimulai, Azzurri Buka Lembaran Baru atau Pilih CLBK?

Kembalinya Roberto Mancini ke kursi pelatih Timnas Italia sebenarnya juga mengandung kontroversi.

Pasalnya Mancini sempat dicap sebagai 'penghianat' setelah kejadian yang terjadi pada 2023 silam.

Saat itu, Roberto Mancini sedang benar-benar dielukan publik negaranya sendiri setelah mengantar Italia menjuarai Euro 2020.

Ia hanya butuh 2 tahun, sejak ditunjuk pada 2018, untuk memberikan prestasi paling anyar dan terakhir bagi Italia di kancah bergengsi.

Sayangnya, semua puja-puji itu sirna pada Agustus 2023.

Tepatnya pada 12 Agustus, Mancini menggelar konferensi pers dan menyatakan dirinya mundur sebagai pelatih Timnas Italia.

Keputusan yang benar-benar membuat banyak pihak patah hati lantaran Italia saat itu masih memupuk peluang lolos ke Piala Dunia.

Hanya berselang sekira dua pekan, atau pada medio 27-28 Agustus, Mancini langsung memiliki jabatan anyar.

Ia ternyata menerima tawaran menukangi Timnas Arab Saudi yang memberikannya kontrak hingga 2027.

Legenda hidup Lazio ini juga mendapatkan bayaran yang sangat fantastis, yaitu 25 juta Dollar Amerika Serikat per tahunnya untuk menjadi pelatih Green Falcons.

Godaan gaji besar itu membuat Mancini meninggalkan semua kesuksesan dan puja puji untuk bertaruh di tempat yang baru.

Namun, misinya di Arab Saudi ternyata tak berjalan mulus.

Beragam hasil kurang memuaskan yang didapatkan Green Falcons membuat Federasi Sepak Bola Arab Saudi memutus kontrak kerja sama dengan Mancini.

Hal itu terjadi pada Oktober 2024, atau hanya sekira satu tahun setelah penunjukan tersebut.

Mancini mengaku menyesal menerima tawaran tersebut.

"Jika saya bisa kembali ke masa lalu, saya tidak akan mengambil keputusan meninggalkan timnas lagi."

"Melatih Timnas Italia adalah hal terindah dalam perjalanan saya ini," kata Mancini dikutip dari Al Monitor.

Dengan adanya kesempatan kedua bagi Mancini, ia bak memiliki kesempatan untuk menebus dosanya di masa lalu.

Namun, ia harus bekerja keras untuk mengambil hati publik sepak bola Italia yang sudah ia hianati.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.