SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, selalu mengkampanyekan percepatan pembangunan wilayah pesisir selatan Jawa Timur, yang saat ini sudah terkoneksi dengan Jalur Lintas Selatan (JLS).
Hal itu juga ia kemukakan saat audiensi dengan Bupati Malang, Muhammad Sanusi, Selasa (28/7/2026), dengan dihadiri para OPD dan pejabat Bakorwil Malang.
Bupati Sanusi juga menyampaikan usulan strategis, yakni Pantai Sendang Biru bisa jadi pelabuhan yang mampu melayani kapal besar, seperti kapal wisata (cruise), sehingga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
"Kami berharap Pemprov Jatim dapat memfasilitasi pengembangan pelabuhan Sendang Biru itu jadi pelabuhan besar," ujar Bupati Sanusi.
Selain itu, ia juga menyampaikan perlunya dukungan pengembangan kawasan wisata pantai selatan.
Sebab, kendalanya karena kawasan di bibir pantai itu, kebanyakan lahannya dikuasai Perhutani. Itu seperti di wisata Pantai Ngliyep, yang baru dimohon Pemkab Malang.
Baca juga: Kepala Bakorwil Malang Ajak ASN Punya Pola Pikir Cerdas : Bukan sebagai Penumpang, Tapi Leader
Kini lahan seluas 10 hektare (Ha), sudah diserahkan oleh Kemenhut dengan bersertifikat atas nama Pemkab Malang.
Berikutnya, Pemkab Malang saat ini sedang mengusulkan percepatan penerbitan sertifikat di bibir Pantai Balekambang seluas sekitar 10 Ha. Itu buat pengembangan destinasi wisata agar bisa seperti Pantai Ngliyep, yang mulai dilirik investor.
"Iya, sudah ada investor yang tertarik untuk bikin wisata di Pantai Ngliyep, akan jadi wisata pantai bertaraf internasional dengan berbagai atraksi baru," ungkapnya.
Bupati Sanusi juga memaparkan capaiannya, di antaranya berdirinya Sekolah SMA Taruna Nusantara di Kecamatan Pagak, dengan kapasitas 2.000 siswa, penyediaan lahan seluas 30 hektare untuk pengembangan Universitas Brawijaya (UB) di Kepanjen, pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Bantur, yang direncanakan diresmikan Presiden Republik Indonesia pada September 2026.
Juga, rencana pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN) di Kecamatan Turen, Rumah Sakit Bhayangkara di Kecamatan Turen, serta peningkatan kapasitas Jalan Gondanglegi–Balekambang melalui pelebaran jalan nasional.
"Kabupaten Malang juga memiliki potensi garam industri dengan kandungan NaCl mencapai sekitar 97 persen yang dinilai sangat prospektif untuk dikembangkan sebagai komoditas bernilai tambah tinggi," tuturnya.
Sementara, Asep Kusdinar menanggapi hal itu, menegaskan bahwa Bakorwil Malang akan mengawal seluruh aspirasi pembangunan Kabupaten Malang melalui koordinasi bersama Pemprov Jatim.
"Bakorwil Malang akan memastikan berbagai usulan strategis ini tersinkronisasi dengan program prioritas Pemprov Jatim," tegasnya.
Dari audiensi itu akhirnya menghasilkan komitmen bersama antara Bakorwil Malang dan Pemkab Malang untuk terus memperkuat sinergi dalam mempercepat penyelesaian Jalur Lintas Selatan (JLS), pengembangan Pelabuhan Sendang Biru, percepatan pembangunan Jalan Tol Malang–Kepanjen.
Baca juga: Sempat Keracunan Menu MBG, Siswa SDN Kauman 1 Kota Malang Kini Kembali Bersekolah