GMS Kupang Gelar KKR dan STB, Dorong Penguatan Nilai Rohani di Tengah Tantangan Zaman
Ryan Nong July 29, 2026 12:19 AM

 


Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku


POS-KUPANG. COM, KUPANG - Gereja Mawar Sharon (GMS) Kupang, akan menggelar rangkaian Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan Saat Teduh Bersama (STB) pada 7-9 Agustus 2026, sebagai upaya memperkuat kehidupan rohani masyarakat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.


Kegiatan yang terbuka untuk umum itu akan menghadirkan Ps. Philip Mantofa sebagai pembicara utama.


Gembala Lokal GMS Kupang, Ps. Andri Suprianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi gereja bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan penguatan spiritual di tengah persoalan ekonomi, sosial, dan tantangan kehidupan yang semakin kompleks.

Baca juga: Kepala Desa Fafinesu B Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Warga, Ini Identitas Para Tersangka 


"Sebagai gereja, kami ingin setiap orang mengalami kasih Tuhan. Memang gereja tidak bisa menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat, tetapi kami percaya gereja dapat berkontribusi melalui penguatan rohani. Ketika rohani seseorang kuat, dia akan mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan kehidupan," kata Andri kepada awak media, Selasa (28/7/2026).


Menurut dia, perhatian khusus juga diberikan kepada kalangan remaja dan pemuda. 


GMS Kupang menerima berbagai keluhan dari orang tua, mengenai meningkatnya kenakalan remaja dan pengaruh pergaulan yang dinilai semakin mengkhawatirkan.


Karena itu, KKR bagi generasi muda digelar agar pelajar, mahasiswa, dan kaum muda semakin memahami nilai-nilai iman serta memiliki kehidupan yang takut akan Tuhan.


"Kami berharap anak-anak muda dapat memberikan hidup mereka kepada Tuhan. Jika mereka hidup dengan takut akan Tuhan, kami percaya masa depan mereka akan disertai Tuhan," ujarnya.


Leader GMS Kupang, Dr. Andre Hartanto, menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mendoakan Kota Kupang dan bangsa Indonesia, sekaligus membawa pesan damai dan harapan bagi masyarakat.


"Kami membawa pesan damai bagi semua kalangan serta harapan baru bagi generasi Kota Kupang, keluarga, dan setiap pribadi yang membutuhkan pemulihan," katanya.


Andre menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali pada 7 Agustus dengan Saat Teduh Bersama di Stadion Oepoi yang akan dilayani Ps. Philip Mantofa.


Panitia menyiapkan sekitar 30.000 hingga 35.000 kursi, dengan ibadah dimulai pukul 19.00 Wita.


Selanjutnya, pada 8 Agustus, GMS Kupang menggelar KKR bertema "Anak Panah di Tangan-Nya" yang ditujukan bagi pelajar SMP, SMA, mahasiswa, kaum muda, serta orang tua yang mendampingi. Kegiatan tersebut akan dilayani Pdt. Margaret Wu mulai pukul 17.30 Wita di Stadion Oepoi.


Rangkaian acara ditutup pada 9 Agustus melalui Special Sunday Services di GMS Kupang. Pada kesempatan itu, Ps. Philip Mantofa akan memimpin empat kali ibadah, yakni pukul 08.00 Wita, 10.30 Wita, 15.30 Wita, dan 18.00 Wita.


Andre menegaskan seluruh rangkaian kegiatan terbuka bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang gereja maupun usia. Seluruh peserta juga tidak dipungut biaya.


"Kami mengundang masyarakat Kota Kupang dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk datang dengan membawa harapan dan hati yang penuh ucapan syukur. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan ini," ujarnya.(nov) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.