TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Yuk simak rangkuman atau ringkasan materi Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka untuk Kelas 7 SMP / MI sederajat Bab 1 Jelajah Nusantara.
Siswa dapat memanfaatkan rangkuman materi Bahasa Indonesia sebagai bahan belajar di sekolah dan di rumah.
Berikut ada juga link download materi Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka untuk Kelas 7 SMP / MI semester 1 hingga 2.
Inilah rangkuman materi Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka untuk Kelas 7 SMP / MI sederajat Bab 1 Jelajah Nusantara:
Baca juga: Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Bab 5 Kurikulum Merdeka: Membuka Gerbang Dunia
A. Memahami Isi Teks Deskripsi
Teks deskripsi adalah teks yang melukiskan sesuatu sesuai dengan keadaan sebenarnya sehingga pembaca dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa yang dilukiskan itu sesuai dengan citra penulisnya.
Dalam teks deskripsi, penulis berusaha menggambarkan kesan dari hasil pengamatannya terhadap suatu objek kepada pembaca. Berikut adalah ciri dan tujuan teks deskripsi.
Menggambarkan atau melukiskan suatu benda, tempat, atau suasana tertentu.
Melibatkan pancaindra (pendengaran, penglihatan, penciuman, pengecapan, dan perabaan) untuk menggambarkan objek.
Bertujuan agar pembaca seolah-olah dapat melihat atau merasakan sendiri objek yang dideskripsikan.
Menjelaskan ciri-ciri objek, seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek secara terperinci.
B. Memahami Unsur Bahasa dalam Teks Deskripsi
Dalam kehidupan sehari-hari, kita berkomunikasi menggunakan deskripsi. Tujuannya adalah menciptakan imajinasi pembaca sehingga ia seolah-olah melihat, mengalami, dan merasakan sendiri apa yang dialami oleh penulisnya.
Teks deskripsi bertujuan untuk menggambarkan objek dengan cara melukiskan objek dari sudut pandang penulis. Melalui teks deskripsi, pembaca atau pendengar dapat membayangkan bentuk, rasa, rupa sebuah benda, atau suasana sebuah tempat atau peristiwa sehingga mereka akan lebih mudah memahami dan tertarik dengan penjelasan kita.
Isi teks deskripsi menggambarkan suatu objek secara konkret atau nyata; benar-benar ada (berwujud, dapat dilihat, diraba, dan sebagainya).
Lalu, objek tersebut dilukiskan secara lebih jelas menggunakan kalimat perincian; yaitu kalimat yang menyebutkan atau menguraikan suatu objek sampai ke bagian yang sekecil-kecilnya.
Kata konkret adalah kata yang mudah diserap pancaindra. Misalnya, buku, meja, rumah, kuda. Untuk mencapai tujuan teks deskripsi, kita harus melukiskan bagian-bagian yang penting sedetail mungkin dengan menggunakan kalimat perincian.
C. Menyunting Teks Deskripsi
Mengenali Tanda Baca dalam Teks Deskripsi
1. Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat. Misalnya:
Ardi menikmati kopi gayo.
Papandayan adalah salah satu gunung api aktif jenis strato dengan ketinggian 2.662 mdpl.
Perjalanan ditempuh dalam waktu satu jam.
2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi. Misalnya:
Jakarta, Jalan Dago, Kabupaten Garut, Sungai Musi, Gunung Papandayan.
3. Tanda Koma
Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan. Misalnya: Ia membeli kopi, kain, dan tas sebagai oleh-oleh untuk para sahabatnya.
Tanda koma dipakai sebelum kata penghubung seperti tetapi, melainkan, sementara dan sedangkan dalam kalimat majemuk setara. Misalnya: Lili mengambil foto, sementara Fajar memilih menikmati secangkir kopi.
Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimatnya. Misalnya: Kalau lulus ujian, ayah akan mengajak saya ke Pulau Bali.
Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat, seperti oleh karena itu, jadi, dengan demikian, sehubungan dengan itu, dan meskipun demikian. Misalnya: Gunung Papandayan telah meletus beberapa kali. Meskipun demikian, kawah hasil letusan dan hutan mati menjadi daya tarik wisata ini.
Tanda koma dipakai sebelum dan/atau sesudah kata seru seperti o, ya, wah, aduh, hai. Tanda koma juga dipakai sebelum dan/atau sesudah kata sebagai sapaan, seperti Bu, Dik, atau Nak. Misalnya: Wah, indah sekali pemandangan di Pantan Terong! Kamu setuju kan, Nak?
4. Kata depan, seperti di, ke, dan dari, ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Misalnya:
Di mana Toko Kopi Djawa?
Dia ikut berlibur ke Yogyakarta.
Ia berasal dari Kota Musik.
Selengkapnya materi Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP / MTs Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 adalah:
Bab I Jelajah Nusantara
Bab II Berkelana di Dunia Imajinasi
Bab III Hal yang Baik bagi Tubuh
Bab IV Aksi Nyata Para Pelindung Bumi
Bab V Membuka Gerbang Dunia
Bab VI Sampaikan Melalui Surat
Untuk link download Buku Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Kelas 7 SMP / MTs SD sederajat, dapat diunduh pada link berikut ini
- Buku Siswa Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Kelas 7 SMP / MTs Sederajat Kurikulum Merdeka Download Di Sini
- Buku Guru Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Kelas 7 SMP / MTs Sederajat Kurikulum Merdeka Download Di Sini