Kronologi Kakek di Tulungagung Ditemukan Meninggal Dalam Sumur, Hilang sejak Subuh
Suci BangunDS July 29, 2026 12:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Peristiwa nahas menimpa seorang kakek berusia 86 tahun di Tulungagung, Jawa Timur. 

Korban ditemukan tidak bernyawa setelah jatuh ke dalam sumur di belakang rumahnya pada Selasa (28/7/2026).

Kakek tersebut, berinisial K yang merupakan warga Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung.

K awalnya dinyatakan hilang sejak waktu Subuh. 

Namun, pihak keluarga baru menyadari keberadaan sang kakek tidak diketahui saat hendak beraktivitas di pagi hari.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, menyebut korban diduga berjalan menuju lokasi sumur tanpa diketahui oleh anggota keluarga.

"Korban kesulitan berjalan karena memang sudah sepuh. Kemungkinan dia kehilangan keseimbangan," jelas Iptu Nanang Murdiyanto, Selasa siang.

Sumur yang menjadi lokasi ditemukannya korban berada di bagian belakang rumah dan masih dimanfaatkan keluarga sebagai sumber air untuk aktivitas sehari-hari. 

Letaknya berada satu area dengan kamar mandi. Sumur tersebut, memiliki diameter sekitar 1,2 meter dengan kedalaman permukaan air mencapai kurang lebih 3 meter.

Kronologi Kejadian

Kejadian tersebut bermula saat istri korban, Lasirah, menyadari suaminya sudah tidak berada di dalam rumah.

"Awalnya istri korban, ibu Lasirah menyadari jika suaminya tidak ada di rumah. Dia melapor ke keluarganya," jelas Nanang. 

Mengetahui laporan tersebut, keluarga langsung mencari korban di sekitar rumah. 

Mereka juga memberi tahu warga sekitar apabila melihat keberadaan K.

Baca juga: Daftar Dokter Internship Meninggal 2026, Teranyar Diduga Lompat dari Apartemen, Ada Masalah Apa?

Saat dilakukan pencarian, seorang anggota keluarga kemudian memeriksa kondisi di dalam sumur. 

Mereka pun dikejutkan dengan penemuan tubuh korban yang sudah berada di permukaan air

"Temuan itu dilaporkan ke perangkat desa, kemudian diteruskan ke Polsek Campurdarat," tutur Nanang.

Warga kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah korban dari dalam sumur. 

Setelah itu, petugas Unit INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung bersama tenaga medis Puskesmas melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban.

"Artinya korban meninggal bukan karena kekerasan fisik. Dugaannya karena tenggelam saat terjatuh dalam sumur," papar Nanang.

Sementara itu, pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap proses autopsi melalui surat pernyataan, sebelum jenazah akhirnya diserahkan untuk dimakamkan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.