Pastikan Kehalalan Program MBG di Jawa Timur, Gapembi dan MUI Jatim Sepakati Kerja Sama Strategis
Dyan Rekohadi July 29, 2026 01:06 AM

 

Laporan : Purwanto

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dewan Pengurus Wilayah Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Bersatu Jawa Timur menggelar audiensi strategis bersama Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur guna mengawal kelancaran program Makan Bergizi Gratis.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh jaminan kehalalan, kebersihan, dan keamanan konsumsi masyarakat terpenuhi dengan baik.

Sinergi kuat ini juga diharapkan mampu menjadi pendorong utama perputaran ekonomi syariah dan pemberdayaan usaha di wilayah Jawa Timur.

Baca juga: Wagub Emil Upayakan Wilayah Terpencil Jatim Segera Dapat MBG, Penentuan Titik Jadi Kewenangan BGN

 
Sinergi Strategis Penguat Perputaran Ekonomi


Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Bersatu (GAPEMBI) Jawa Timur menggelar audiensi strategis bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.

Pertemuan yang berlangsung di kantor MUI Jatim, Surabaya, Selasa (28/7/2026) itu memiliki tujuan memperkuat sinergi dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Audiensi itu berlangsung hangat dan dihadiri oleh jajaran pengurus inti beserta para wakil ketua bidang dari DPW Gapembi Jatim.

Ketua DPW Gapembi Jatim, Makhrus Sholeh berharap dengan adanya audiensi ini nantinya dapat memperkuat sinergi dengan komite ekonomi MUI sebagai penguat perekonomian dari perputaran ekonomi karena adanya MBG Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Yang jelas ini pertemuan yang sangat baik. Tujuannya jelas antara Gapembi dan MUI ini sebagai penguat perekonomian dari perputaran ekonomi karena adanya MBG," terang bos Turen Indah Group itu.

Melalui audiensi ini, Gapembi Jatim menegaskan komitmen penuhnya untuk mendaftarkan dan memfasilitasi sertifikasi halal di seluruh dapur SPPG yang ada di Jawa Timur.

"Jadi langkah ini kita ambil agar menjamin keamanan, kebersihan, dan kehalalan konsumsi masyarakat tanpa mengabaikan standar regulasi yang berlaku," tutur Makhrus kepada SURYA.CO.ID.

Baca juga: 5 Gebrakan Sudaryono Kepala BGN yang Baru: Tutup 833 Dapur MBG Permanen hingga Pecat Ratusan Pegawai

 
Percepatan Sertifikasi Halal Melalui Bimtek Intensif


"Kami berharap setalah audiensi ini terjadinya kesepakatan percepatan sertifikasi halal dan pengembangan strategis ekonomi dengan tetap sesuai standart aturan yg ada," tambahnya.

Pihaknya bilang nantinya bersama Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) akan menyiapkan langkah kongkrit untuk percepatan proses sertifikasi halal.

"Jadi kita sepakat untuk melakukan percepatan proses sertifikasi halal melalui program bimbingan teknis (bimtek) dengan pendampingan secara langsung oleh LPPOM MUI Jatim kepada seluruh anggota Gapembi Jatim," jelas Makhrus.

Proses bimtek ini dirancang untuk mendampingi para pelaku usaha secara intensif, mulai dari tahap awal pengajuan hingga terbitnya sertifikat halal resmi.

Melalui langkah proaktif ini, kerja sama antara Gapembi Jatim dan MUI Jatim diharapkan tidak hanya mempercepat standarisasi halal bagi ekosistem SPPG, tetapi juga menjadi katalis utama dalam menggerakkan ekosistem ekonomi syariah dan pemberdayaan usaha di Jawa Timur.

Audiensi itu juga dihadiri langsung pimpinan MUI Jatim yakni Ketua MUI Jatim Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, M.A., Sekretaris Umum MUI Jatim, Dr. KH. Hasan Ubaidilah, dan para anggota MUI Jatim.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.