Hadiri LK III HMI, Doli Kurnia Ajak Generasi Muda Maluku Ambil Peran Wujudkan Indonesia Emas 2045
Ode Alfin Risanto July 29, 2026 07:52 AM

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Anggota Komisi II DPR RI, Dr. Ahmad Doli Kurnia, mengajak kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk terus mengawal demokrasi sekaligus mendorong pemerataan pembangunan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Pesan tersebut disampaikan Doli saat menjadi pemateri pada Advance Training HMI Nasional yang diselenggarakan Badan Koordinasi (Badko) HMI Maluku di Gedung BPSDM Kota Ambon, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini senidiri diikuti 34 peserta Latihan Kader III (LK III).

Baca juga: Sosok Kombes Andrias Susanto Nugroho, Kapolresta Ambon yang Memimpin dengan Hati

Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon Rabu 29 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Cerah Seharian

Dalam forum tersebut, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI membawakan materi bertajuk "Politik Indonesia: Arah Kebijakan dan Tantangan Menuju Visi Indonesia Emas 2045."

Diskusi berlangsung dinamis. Para peserta aktif menyampaikan analisis kritis mengenai berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara, mulai dari kualitas demokrasi hingga isu ketimpangan pembangunan.

Usai kegiatan, Doli mengatakan forum LK III menjadi ruang penting untuk mengasah kemampuan berpikir kritis kader HMI sekaligus memperkaya perspektif dalam memperkuat demokrasi Indonesia.

"Banyak hal yang kita diskusikan untuk mendapatkan pandangan dalam rangka mematangkan demokrasi di Indonesia," ujar Doli.
Menanggapi berbagai masukan peserta, politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa pemerataan pembangunan harus terus menjadi prioritas pemerintah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Doli, kesenjangan pembangunan antara Pulau Jawa dan luar Jawa mulai berkurang seiring meningkatnya perhatian pemerintah terhadap kawasan Indonesia Timur.

"Kalau dulu ada kesenjangan antara Jawa dan luar Jawa, sekarang pembangunan di kawasan timur sudah mulai berkembang. Kebijakan pemerintah juga semakin menyentuh wilayah Indonesia Timur hingga Papua," katanya.

Ia menambahkan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan nasional.

"Keberadaan ibu kota baru merupakan bagian dari konsep percepatan pembangunan dan pemerataan bagi seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.

Doli mengaku terkesan dengan antusiasme peserta selama forum berlangsung. Menurutnya, kemampuan analisis para kader HMI sudah terlihat matang dan sesuai dengan jenjang Latihan Kader III.

"Ada 34 peserta yang sangat aktif berdiskusi. Forum LK III memang menjadi ruang untuk menguji kemampuan analisis kader HMI," ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Doli berpesan kepada generasi muda Maluku agar terus menjaga semangat intelektual yang telah diwariskan para tokoh Maluku terdahulu.

Ia berharap karakter kritis, kepemimpinan, dan semangat membangun daerah tetap tumbuh dalam diri anak muda sebagai modal mewujudkan Maluku yang lebih maju di masa depan.

"Saya kira semangat itu harus tetap ada dalam diri anak muda Maluku untuk membangun Maluku menjadi lebih baik ke depan," tutup Doli. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.