TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Jelang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, penjual bendera mulai banyak di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut).
Salah satunya penjual bendera di Jalan Datoe Binangkang, Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat.
Dari penelusuran, penjual bendera masih membandingkan dengan minat pembeli saat Piala Dunia 2026 dan hari kemerdekaan RI tahun ini.
Muhammad Ramdan, salah satu penjual bendera di Kotamobagu mengaku bahwa hingga saat ini masih lebih banyak pembeli saat Piala Dunia 2026.
"Masih lebih banyak pembeli saat piala dunia lalu," ucapnya, Rabu (29/7/2026).
Ramdan mengatakan alasan utaman perbandingan jumlah pembeli ini kemungkinan karena perayaan kemerdekaan masih sedikit lama.
"Kalau sudah masuk Agustus pasti pembeli banyak, apalagi sekolah-sekolah kebanyakan beli yang bendera Background," jelasnya.
Ramdan mengatakan bahwa dirinya yakin bendera merah putih pasti saat Agustus lebih banyak pembeli.
"Pertama karena NKRI harga mati, kedua harga bendera lebih murah dibanding bendera piala dunia, dan terakhir semua masyarakat pasti ingin merayakan kemerdekaan," tambahnya.
Ramdan mengaku hingga kini dirinya menjual bendera dalam sehari bisa laku 3-5 lembar dan akan bertambah saat mendekati waktu hari kemerdekaan.
"Kalau sudah Agustus pasti jumlah pembeli meningkat," ucapnya.
Ramdan dalam berjualan bendera ini memasang harga bervariatif.
Misalnya background yang dipasang Rp 350 ribu per lembar, bendera Rp 30-60 ribu sesuai ukuran, dan pernak pernik merah putih Rp 10-20 ribu.
(TribunManado.co.id/Pin)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK