Sopir Loncat dari Truk Sebelum Tronton Menghantam, Tronton dan Hino Benturan di Pelabuhan Gilimanuk
Ida Ayu Suryantini Putri July 29, 2026 04:03 PM

 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Dua kendaraan truk jumbo terlibat benturan saat hendak masuk kapal motor penumpang (KMP) Jam VI di kawasan Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Selasa 28 Juli 2026 malam.

Adalah truk tronton dan truk hino. Akibatnya, truk hino mengalami kerusakan pada bagian depan karena dihantam bagian belakang truk tronton.

Beruntung tak ada korban dalam peristiwa tersebut meskipun pintu kabin sebelah kanan truk Hino alami kerusakan karena sopir menyelamatkan diri dengan cara melompat ke luar kendaraan sebelum dihantam truk tronton.

Baca juga: Kecelakaan Adu Banteng Motor Dinas Polri dengan Truk di Kintamani Bali, Anggota Polisi Luka Berat

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.20 WITA. Saat itu, kondisi di sekitar Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk sedang dilakukan bongkar muat kendaraan. Peristiwa tersebut melibatkan Truk Tronton DK 8928 BS dan Truk HINO B 9405 BEV.

Bermula dari truk Hino yang hendak memasuki kapal dengan posisi mundur.

Saat berada di ramp door, truk tronton yang berada di antrean belakang diduga tidak dapat mengendalikan sistem pengereman sehingga menabrak bagian depan Truk Hino. 

Akibat benturan tersebut, Truk Hino mengalami kerusakan pada kaca depan, bagian rangka depan, serta pintu kabin sebelah kanan, sedangkan Truk Tronton tidak mengalami kerusakan.

Baca juga: Perjalanan Bertiga Berakhir Duka, Tiga Pemotor Meninggal dalam Kecelakaan di Buleleng Bali

Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut karena pengemudi Truk HINO berhasil menyelamatkan diri dengan melompat keluar sesaat sebelum benturan terjadi.

"Astungkara tidak ada korban jiwa maupun luka-luka pasca kejadian tersebut. Sebab, sopir truk berhasil melompat kendaraan beberapa saat sebelum terjadi benturan," jelas Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa saat dikonfirmasi, Rabu 29 Juli 2026.

Dia melanjutkan, pasca kejadian petugas langsung mengamankan lokasi, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses bongkar muat tidak terganggu.

Atas kejadian ini, kata dia, seluruh pengemudi khususnya kendaraan angkutan barang yang akan memasuki kapal diimbau agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, terutama fungsi sistem pengereman, serta mematuhi arahan petugas pelabuhan demi keselamatan bersama.

"Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan, jaga jarak aman, tetap fokus saat berkendara, dan ikuti seluruh petunjuk petugas di lapangan agar hal serupa tak terulang kembali di kemudian hari," tandasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.