Saraf Kaki Kanan Lumpuh hingga Tak Bisa Tahan Buang Air Kecil, Ibunda Ungkap Kondisi Adik Keisya Levronka
Devi Agustiana July 29, 2026 04:34 PM

Grid.ID - Kondisi adik penyanyi Keisya Levronka, Lexi Valleno Havlenda, hingga kini masih menjalani pemulihan pasca mengalami kecelakaan. Lexi mengaku fisik dan aktivitas sehari-harinya belum bisa kembali normal.

"Masih (pemulihan). Apa apalagi aktivitas sehari-hari kan masih terganggu. Kalau kegiatannya berat, lumayan berat dikit aja masih ada enggak nyamannya di pen tulang," kata Lexi Valleno saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (29/7/2026).

Dampak paling berat dialami pada bagian saraf kaki kanannya yang belum berfungsi pasca insiden tersebut. Sang ibunda, Levi Leonita Davies, membeberkan bahwa putranya terpaksa harus belajar mengendarai mobil menggunakan kaki kiri akibat kelumpuhan saraf tersebut.

"Duduk lama juga enggak bisa, apalagi di permukaan yang keras, dia enggak bisa terlalu lama. Maksudnya, nyetir pun dia pakai kaki kiri, karena kaki kanannya kan belum bisa sarafnya. Jadi saya suruh belajarnya pakai kaki kiri, nyetir," tutur Levi.

Tak hanya gangguan motorik pada kaki, dampak benturan keras itu juga merusak fungsi kontrol pembuangan pada organ dalam Lexi. Kuasa hukum keluarga mengungkapkan kendala paling fatal yang kini dialami oleh adik pelantun lagu Tak Ingin Usai tersebut.

"Dan yang paling fatal adalah saat ini Lexi terkadang ya, terkadang belum bisa menahan untuk ke kamar kecil," jelas Hendro Widodo, hukum keluarga Keisya Levronka.

"Itu dia masih belum bisa ngerasain," sahut Levi.

Saat ini, tingkat pemulihan fisik Lexi diperkirakan baru mencapai 60 persen. Demi mengoptimalkan proses regenerasi saraf dan otot-otot tubuhnya yang rusak, Lexi disarankan tim dokter untuk menambah perawatan khusus di luar fisioterapi rutin.

"Ini gym. Disaranin dokternya selain fisio sama tusuk jarum, dia harus gym. Jadi ini baru mau mulai," tandas Levi.

Sebagai informasi, musibah yang menimpa Lexi Valleno Havlenda terjadi pada tahun 2024 saat ia mengikuti kegiatan panjat tebing organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus Untar, Grogol, Jakarta Barat. Nahas, alat pengaman yang dikenakannya diduga terlepas hingga menyebabkan Lexi kehilangan keseimbangan dan jatuh bebas dari ketinggian lantai 6 gedung kampus.

Akibat insiden fatal tersebut, adik Keisya Levronka menderita luka yang kritis. Lexi mengalami cedera berat termasuk tulang ekor hancur hingga harus dipasangi pen medis, trauma pada organ ginjal, paru-paru terendam darah, hingga luka robek serius pada organ hatinya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.