Momentum Hari Anak Nasional Perkuat Upaya Pemenuhan Gizi Anak Indonesia
Poetri Hanzani July 29, 2026 04:34 PM

Nakita.id -Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak Indonesia.

Upaya tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, organisasi, hingga masyarakat, guna memastikan setiap anak memperoleh hak atas perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi yang optimal.

Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) mendukung penyelenggaraan puncak peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) di Makara Art Center, Universitas Indonesia, Depok, Kamis (23/07).

Sebagai mitra penyelenggara, APPNIA turut berpartisipasi aktif dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional 2026 dengan berkolaborasi bersama Kemen PPPA menyediakan asupan makanan dan minuman ringan bernutrisi bagi anak-anak peserta acara.

APPNIA juga memberikan penghargaan kepada dua anak peserta kegiatan pengibaran bendera Merah Putih dan spanduk Hari Anak Nasional melalui aksi rappelling sebagai bentuk apresiasi atas semangat, keberanian, dan partisipasi mereka dalam rangkaian Hari Anak Nasional 2026.

Melalui dukungan tersebut, APPNIA menegaskan bahwa pemenuhan gizi merupakan fondasi yang tidak terpisahkan dari upaya mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

"Pemenuhan gizi pada setiap tahap usia merupakan fondasi tumbuh kembang anak. Namun fondasi tersebut hanya dapat terwujud apabila orang tua, khususnya ibu, memiliki akses terhadap edukasi gizi yang akurat dan berbasis ilmu pengetahuan," ujar Direktur Eksekutif APPNIA Poppy Kumala.

Menurut Poppy, tantangan saat ini bukan hanya akses terhadap pangan bergizi, tetapi juga maraknya informasi mengenai gizi anak yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan.

"Saat ini banyak informasi beredar di media sosial dan kita tidak selalu bisa memastikan seberapa bertanggung jawab informasi tersebut," tambahnya.

Untuk itu, APPNIA bersama perusahaan-perusahaan anggotanya, yaitu Abbott Products Indonesia, Indofood CBP Sukses Makmur, Mead Johnson Indonesia, Nestlé Indonesia, Sanghiang Perkasa / Kalbe Nutritionals, Sarihusada Generasi Mahardhika (Danone Group) dan Wyeth Nutrition Sduaenam, terus mendorong kolaborasi dengan akademisi, dokter anak, dan berbagai pakar dalam memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pemenuhan gizi dan pemilihan makanan yang sesuai dengan setiap tahap tumbuh kembang anak.

"Kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, pemerintah, hingga industri, harus bersinergi agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak keluarga," kata Poppy.

Puncak peringatan Hari Anak Nasional 2026 mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan" dan dikemas dalam Festival Budaya Anak yang menempatkan anak sebagai pelaku utama.

Melalui penyampaian Suara Anak Indonesia serta berbagai pertunjukan seni dan budaya, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menyampaikan aspirasi mereka.

Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah pentingnya pemenuhan gizi bagi setiap ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan anak Indonesia.

Anak-anak juga mendorong pemerintah untuk memperkuat program pemenuhan gizi, memperluas edukasi gizi, serta meningkatkan akses terhadap makanan bergizi guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Sejalan dengan aspirasi tersebut, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menegaskan bahwa pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, komitmen tersebut juga sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

"Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri karena hak anak harus dipenuhi semua pihak. Kolaborasi menjadi kunci," ujar Veronica.

Ia menambahkan bahwa perubahan tidak dapat diwujudkan dalam waktu singkat, namun akan memberikan dampak nyata ketika seluruh pihak yang memiliki komitmen dapat bekerja bersama.

Puncak peringatan Hari Anak Nasional 2026 sekaligus menutup rangkaian kegiatan yang sebelumnya diawali dengan Jelajah SAPA (Sambang, Ajak, Pantau, dan Apresiasi), sebuah inisiatif Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang menghadirkan ruang dialog bersama anak-anak di berbagai daerah untuk mendengar aspirasi mereka sekaligus memperkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Sebagai bagian dari rangkaian tersebut, APPNIA turut berpartisipasi dalam kegiatan Jelajah SAPA di Rusunawa Cakung Barat (16/07) melalui dialog bersama anak-anak dan penyerahan bantuan simbolis, sebagai wujud komitmen bahwa pemenuhan gizi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemenuhan hak anak.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan, rangkaian peringatan Hari Anak Nasional diharapkan dapat terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung setiap anak Indonesia untuk tumbuh sehat, terlindungi, dan mengembangkan potensinya secara optimal.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.