BANJARMASINPOST.CO.ID - Cerita Shireen Sungkar besarkan anak bungsu yang berkebutuhan khusus, terapi jadi rutinitas.
Pasangan artis Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar dikaruniai tiga anak dari pernikahan mereka.
Berperan sebagai orang tua, Teuku Wisnu dan Shireen kompak memberikan perhatian kepada ketiga anaknya.
Dari tiga bersaudara, anak bungsu Wisnu dan Shireen diketahui memiliki kebutuhan khusus.
Si bungsu didiagnosis autisme.
Meski demikian, Shireen dan Wisnu tak lantas patah semangat memberikan yang terbaik bagi ketiga anaknya.
Shireen dan Wisnu mengaku, rutin mengajak anak bungsunya untuk menjalani terapi.
"Iya benar. Sekarang ya terapi aja," ujar Shireen Sungkar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (28/7/2026).
Aktris berusia 34 tahun itu mengungkapkan, dirinya bersama suami terus mendampingi anak mereka menjalani terapi sebanyak lima kali dalam sepekan.
Baginya, menerima kondisi sang anak bukan perkara mudah, tetapi ia memilih menjalaninya dengan penuh keyakinan.
"Ya dijalani aja, Allah tahu yang terbaik," ucap Shireen dengan suara bergetar.
Di balik perjuangan tersebut, Shireen mengaku bersyukur karena perkembangan putrinya menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Hasil terapi yang dijalani secara rutin membuatnya semakin optimistis menatap masa depan sang anak.
"Insya Allah perkembangannya banyak dan aku bersyukur sama Allah, banyak banget perkembangannya makin bagus. Mohon doanya aja mudah-mudahan bermanfaat," tuturnya.
Putri pasangan Mark Sungkar dan Fanny Bauty itu juga menegaskan bahwa sebagai seorang ibu, ia hanya ingin memberikan pendampingan dan perhatian terbaik bagi anaknya.
Menurut Shireen, setiap anak memiliki perjalanan tumbuh kembang yang berbeda sehingga tidak sepatutnya dibandingkan dengan anak lain.
"Mencoba untuk ngasih yang terbaik aja, karena setiap ibu pasti tahu yang terbaik buat anaknya. Dan semuanya enggak bisa dikomparasi, semuanya terbaik buat anaknya," katanya.
Baca juga: Kelainan yang Buat Alyssa Soebandono Akhirnya Naik Meja Operasi, Sudah Diderita Selama 20 Tahun
Kisah yang dibagikan Shireen dan Teuku Wisnu mendapat banyak simpati dari masyarakat.
Keputusan mereka untuk berbicara secara terbuka dinilai dapat meningkatkan kesadaran publik mengenai autisme sekaligus memberi semangat bagi para orang tua yang tengah mendampingi anak dengan kondisi serupa.
Sebelum kini fokus menjalankan peran sebagai seorang istri dan ibu untuk anak-anaknya, Shireen Sungkar sempat menyandang julukan sebagai ratu sinetron.
Wajahnya dulu jadi langganan muncul setiap hari di layar kaca. Salah satu judul sinetron yang membuat namanya semakin melejit yakni Cinta Fitri yang tayang sejak 2008 sampai 2011.
Namun di balik popularitasnya saat itu, Shireen mengaku menyimpan perasaan tak tenang.
Jadwal syuting Shireen Sungkar begitu padat, terutama ketika menerima tawaran bermain sinetron kejar tayang yang syutingnya bisa setiap hari.
Meski dapat banyak pemasukan dari pekerjaannya itu, Shireen Sungkar ketika itu merasa hidupnya hanya memikirkan uang.
"Pola hidupku sama terus setiap hari, cari uang, uang, uang, dan uang, sejak umur 14 tahun," kata Shireen Sungkar di Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (9/3/2025).
"Sampai lulus kuliah, aku masih syuting, saat yang lain bermain, aku ke lokasi syuting setelah pulang sekolah," lanjutnya.
Setelah tidak lagi aktif bermain sinetron, Shireen Sungkar banyak beribadah dan menjalani kehidupan yang lebih menenangkan batin.
Anaknya sampai bertanya mengapa Shireen Sungkar tidak syuting lagi.
"Aku bilang, hidupku nggak tenang dan dulu merasa gampang cari uang," ucap Shireen Sungkar.
Menurut Shireen, sebesar apapun kebahagiaan dan sebanyak apapun uang yang dimiliki, jika tidak ingat dengan Sang Pencipta, maka kebahagiaan itu tidak akan terasa utuh.
Ia bersyukur kini memiliki orang-orang yang mendukung perjalanan spiritualnya, termasuk suaminya, Teuku Wisnu.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)