Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Ratusan pelajar dari 26 satuan tingkat SMP dan SMA/SMK di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, mengikuti sosialisasi bertemakan "Masa Depanku Dimulai Dari Usaha dan Pilihanku Hari Ini".
Kegiatan yang di inisiasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Biak Numfor ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026.
Sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya dokter Reba, motivator Kaka Jose, serta narasumber lainnya yang memberikan pembekalan mengenai pentingnya membangun karakter, kesehatan, dan menentukan pilihan hidup yang positif sejak usia dini.
Baca juga: Resah Kasus Bullying, Bunda PAUD dan IGTKI Biak Perkuat Perlindungan Anak
Ketua TP PKK Kabupaten Biak Numfor, Ny. Imelda Wospakrik Mansnembra dalam kesempatannya menyampaikan tema yang diangkat dalam sosialisasi tersebut dipilih untuk memberikan motivasi kepada generasi muda agar memahami bahwa masa depan ditentukan oleh usaha dan keputusan yang diambil sejak sekarang.
"Anak adalah masa depan suatu bangsa, daerah dan khususnya bagi keluarga. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak bagi anak-anak ke depan," ujarnya disela-sela sosialisasi di Swisbell Hotel Biak, Rabu (29/7/2026)
Ia menjelaskan, tema "Masa Depanku Dimulai Dari Usaha dan Pilihanku Hari Ini" lahir dari pengalaman hidup yang menunjukkan bahwa setiap keberhasilan membutuhkan proses, perjuangan dan pilihan yang benar.
"Kenapa kami memilih tema usaha, dimulai dari usaha dan pilihan hari ini, karena kami sudah mengalami proses kehidupan mulai dari lahir, tumbuh dan berkembang hingga menjadi seperti saat ini. Kalau kami tidak berusaha, kami tidak ada sampai saat ini. Kalau kami salah pilihan maka kami pun tidak ada sampai saat ini," katanya.
Baca juga: Pembangunan Jembatan Sanoba di Nabire Ditargetkan Rampung Desember 2026
Ny. Imelda menambahkan, setiap orang harus melalui perjuangan dengan belajar, bersekolah, dan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Selain itu, kata dia, memilih untuk menjauhi hal-hal yang bertentangan dengan norma agama maupun norma keluarga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter seseorang.
"Kami ada sampai saat ini merupakan suatu proses. Kami berharap apa yang kami berikan bisa berdampak positif bagi semua, khususnya anak-anak OAP khususnya anak-anak Biak," ucapnya
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa mengatakan peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak.
Baca juga: Lampaui Target Nasional, Biak Numfor Tetap Terusik 405 Kasus Stunting
"Tugas kita bersama adalah memastikan setiap anak mendapatkan hak dasarnya, yaitu hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan dilindungi dari segala bentuk kekerasan serta diskriminasi," kata Mailoa
Pj Sekda menegaskan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus berupaya menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah anak melalui berbagai kebijakan pembangunan, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.
"Mari kita terus berkomitmen bersama untuk mewujudkan anak-anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berkarakter unggul," ujar Mailoa
Ia juga mengajak orang tua, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kepedulian terhadap tumbuh kembang psikologis dan pendidikan anak-anak di kabupaten ini.
Baca juga: Pemprov Papua Pegunungan Buka Suara Soal Polemik APBD: Dibahas Bersama DPR, Hak Dewan Tetap Dibayar
"Kepada para pelajar agar terus belajar dengan tekun, mengejar cita-cita setinggi mungkin, serta menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan membanggakan keluarga maupun Kabupaten Biak Numfor," tandasnya.(*)