Iran Ultimatum Ukraina Usai Kapal Diserang di Laut Kaspia
Desy Selviany July 29, 2026 07:32 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Iran memberikan ultimatum kepada Ukraina yang melakukan serangan terhadap militer Iran. 

Ultimatum itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi usai menerima penjelasan Ukraina atas serangan yang dilakukan terhadap Iran. 

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Ukraina mengatakan bahwa pihaknya menghubungi Menteri Luar Negeri Iran setelah Teheran mengecam serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap salah satu kapalnya.

Ukraina pun meminta agar Iran menahan diri dan menekan eskalasi sambil mendesak Iran agar menghentikan dukungan apapun terhadap Rusia.

“Saya menekankan perlunya menahan diri dari langkah-langkah eskalasi apa pun, serta mengakhiri dukungan apa pun untuk perang Rusia melawan Ukraina,” tulis Andrii Sybiha di X pada hari Selasa tentang percakapannya dengan diplomat tertinggi Iran, Abbas Araghchi. 

“Perang ini ilegal dan harus diakhiri.”

Pernyataan ini dikeluarkan setelah Ukraina disebut melakukan serangan terhadap kapal dagang Iran di Laut Kaspia, yang menewaskan seorang pelaut dan melukai yang lain.

Namun Ukraina mengatakan telah menargetkan kapal perang Rusia dan kapal-kapal yang digunakan untuk mengangkut kargo militer yang terkait dengan Iran di Laut Kaspia.

Baca juga: Iran Sebut Pertemuan Trump-Netanyahu-Zelensky sebagai "Segitiga Kejahatan"

Dalam komentarnya, Sybiha mengatakan bahwa tindakan Ukraina semata-mata bertujuan untuk membela negara dalam perang dengan Rusia. 

Sementara itu Iran memberikan ultimatum terhadap Ukraina atas serangan tersebut.

Kepada Iran, Ukraina mengaku tidak sengaja dalam serangan tersebut dan tidak mau adanya peningkatan eskalasi kedua negara. 

“Dijamin oleh Menteri Luar Negeri Ukraina @andrii_sybiha bahwa serangan terhadap kapal Iran itu tidak disengaja dan Ukraina tidak menginginkan eskalasi,” kata Aragchi.

Iran pun menerima permintaan maaf Ukraina. Namun mereka memperingatkan bahwa serangan apapun terhadap warga mereka tidak akan bisa diterima. 

Iran menuntut ganti rugi atas serangan Ukraina di Laut Kaspia tersebut. 

“Iran juga tidak menginginkan eskalasi, tetapi menegaskan bahwa serangan apa pun terhadap warga kami atau kepentingan kami tidak dapat diterima. Harus ada ganti rugi atas kerugian tersebut,” tulisnya di X. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.