Kairo (ANTARA) - Otoritas Palestina menentang usulan Presiden AS Donald Trump agar komite pemerintahan Gaza menjadi struktur permanen, kata Menteri Luar Negeri Palestina Varsen Aghabekian Shahin kepada RIA Novosti.

Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, yang dipimpin oleh Ali Shaath, dibayangkan sebagai tahap kedua dari rencana penyelesaian konflik yang diusulkan Trump di Jalur Gaza.

Komite itu seharusnya mengambil alih pengelolaan sipil selama masa transisi. Israel belum mengizinkan anggota komite untuk memasuki Gaza dan memulai pekerjaan mereka.

"Komite pengelolaan Gaza adalah mekanisme transisi sementara yang diperlukan yang dirancang untuk memulihkan sektor tersebut dan membangunnya kembali," kata Shahin.

"Kepemimpinan Palestina tidak ingin komite ini menjadi struktur permanen atau alternatif untuk penyelesaian politik," katanya lagi.

Untuk memulai pekerjaan komite, pertama-tama perlu diambil langkah-langkah praktis di lapangan dan memastikan keamanan, tambah menteri tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti