TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Manajemen Semen Padang FC memastikan seluruh kewajiban finansial kepada pemain musim lalu telah diselesaikan.
Klub berjuluk Kabau Sirah itu kini tengah menunggu proses administratif pencabutan sanksi larangan pendaftaran pemain (FIFA Registration Ban) dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
Kepastian tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi manajemen Semen Padang FC yang diunggah di akun Instagram @semenpadangfcid, Rabu (29/7/2026).
Dalam keterangannya, manajemen menyebut seluruh tunggakan gaji pemain musim lalu telah dilunasi.
Bukti pembayaran juga telah diserahkan kepada FIFA sebagai bagian dari proses pencabutan status Registration Ban.
Baca juga: Semen Padang Soroti Kontradiksi Klaim Cedera Paul Komolafe, Striker Nigeria Gabung Klub Yordania
"Manajemen telah melunasi seluruh tunggakan gaji pemain musim lalu. Dokumen pembuktian resmi telah diserahkan, dan proses administratif pencabutan status FIFA Registration Ban kini sudah resmi diproses dan berjalan intensif," tulis manajemen.
Selain itu, Semen Padang FC juga memastikan proses transfer dana kepada pemain asing telah selesai dieksekusi.
Manajemen menjelaskan, dana diperkirakan efektif diterima dalam waktu satu hingga dua hari karena adanya mekanisme kliring perbankan internasional serta perbedaan zona waktu.
"Hari ini, manajemen telah merampungkan seluruh pelunasan tunggakan kewajiban finansial pemain dari musim lalu. Dokumen pembuktian pun sudah diserahkan ke FIFA, dan proses pencabutan Registration Ban kini sudah resmi diproses," lanjut pernyataan tersebut.
Manajemen turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh suporter yang terus memberikan dukungan kepada klub di tengah proses penyelesaian sanksi tersebut.
"Kini, fokus penuh dialihkan 100 persen untuk persiapan teknis dan pemusatan latihan tim," tulis manajemen.
Baca juga: Semen Padang FC Mulai Tunjukkan Perkembangan Positif, Kekompakan Tim Disebut Kian Terlihat
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Semen Padang FC, Braditi Moulevey, mengatakan pencabutan sanksi biasanya akan dilakukan FIFA setelah klub menyelesaikan seluruh kewajiban yang menjadi dasar pemberian hukuman.
"Biasanya, kalau dari FIFA jika permasalahan sudah dibayarkan, maka sanksi yang diterima akan langsung dicabut," kata Braditi, Rabu (29/7/2026).
Dengan proses administrasi yang telah berjalan, Semen Padang FC kini menunggu keputusan resmi FIFA terkait pencabutan larangan pendaftaran pemain tersebut.
Sebelumnya, Semen Padang FC kembali masuk dalam daftar sanksi FIFA berupa Registration Ban selama tiga periode.
Hukuman tersebut mulai berlaku sejak 29 Mei 2026 dan tercantum dalam daftar sanksi resmi FIFA.
Akibat sanksi itu, Kabau Sirah tidak dapat mendaftarkan pemain baru hingga seluruh kewajiban yang menjadi dasar pemberian hukuman diselesaikan dan FIFA mencabut sanksi tersebut.
Saat itu, Braditi Moulevey menjelaskan sanksi tersebut berkaitan dengan sisa kewajiban finansial klub kepada sejumlah pihak, bukan karena operasional tim pada musim berjalan.
Baca juga: 4 Pemain Semen Padang FC Dipanggil Indonesia All Stars Hadapi Aston Villa
Ia mengakui proses pelunasan sempat mengalami keterlambatan lantaran dana sponsor belum cair sesuai jadwal.
Namun, manajemen telah menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait sehingga mereka memahami kondisi yang dihadapi klub.
"Keterlambatan itu karena dana sponsor belum masuk. Tetapi semuanya sudah dikomunikasikan dengan baik dan mereka memahami kondisi yang ada," ujar Braditi kala itu.
Dengan seluruh tunggakan kini telah dilunasi dan bukti pembayaran telah disampaikan kepada FIFA, Semen Padang FC optimistis sanksi Registration Ban segera dicabut sehingga klub dapat kembali mendaftarkan pemain baru untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.(*)