Timur Tengah Makin Panas! AS dan Arab Saudi Gempur Milisi Pro-Iran di Irak, Klaim Serangan Balasan
Tribun-video July 29, 2026 11:42 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Iran meluncurkan sejumlah rudal balistik ke sebuah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania pada Selasa (29/7/2026).Ini menandai serangan rudal pertama Teheran terhadap fasilitas militer AS sejak Presiden Donald Trump menghentikan sementara operasi militer terhadap Iran beberapa hari sebelumnya untuk memberi peluang bagi jalur diplomasi.Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan seluruh rudal berhasil dicegat sebelum mencapai sasaran.Militer AS menyebut serangan tersebut sebagai "attempted surprise attack" atau upaya serangan mendadak yang dilancarkan Garda Revolusi Iran (IRGC).Serangan ini berpotensi menggagalkan jeda ketegangan yang selama beberapa hari terakhir membuka ruang negosiasi antara Washington dan Teheran.Situasi tersebut juga dapat memaksa Trump menentukan apakah Amerika Serikat akan kembali melanjutkan operasi militernya terhadap Iran.Sehari sebelumnya, Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran masih berlangsung secara intensif.Namun, ia menegaskan bahwa opsi militer tetap terbuka apabila proses diplomasi gagal membuahkan hasil."Kami sedang melakukan pembicaraan yang sangat serius dengan Iran. Tetapi jika diplomasi gagal, kami akan kembali melakukan aksi militer yang sangat kuat," kata Trump kepada Axios.Trump juga mengisyaratkan bahwa waktu bagi diplomasi semakin terbatas."Tidak banyak waktu. Entah prosesnya berjalan cepat atau tidak sama sekali," ujarnya.Menurut CENTCOM, rudal-rudal tersebut ditembakkan pasukan IRGC sekitar pukul 17.45 waktu setempat. Meski seluruh proyektil berhasil dihancurkan, militer AS menyatakan seluruh personelnya di kawasan tetap berada dalam status siaga tinggi.AS dan Arab Saudi Balas SeranganBeberapa jam setelah serangan rudal, CENTCOM mengumumkan bahwa pesawat tempur Amerika Serikat bersama Arab Saudi melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas logistik dan gudang persenjataan di wilayah timur Irak.Operasi tersebut disebut sebagai respons atas lebih dari 30 serangan drone yang diarahkan IRGC terhadap pasukan AS dalam kurun 72 jam terakhir.Kementerian Pertahanan Arab Saudi kemudian mengonfirmasi keterlibatan negaranya dalam operasi tersebut dan menyatakan serangan dilakukan melalui koordinasi dengan CENTCOM.Militer AS mengklaim seluruh serangan drone terhadap personelnya berhasil digagalkan.CENTCOM juga mengungkapkan bahwa antara Februari hingga April 2026 terdapat lebih dari 600 percobaan serangan terhadap warga negara dan fasilitas Amerika Serikat di Irak yang dilakukan kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran."IRGC dan kelompok-kelompok proksinya harus menghentikan serangan-serangan ini untuk menghindari respons militer Amerika Serikat lebih lanjut," tegas CENTCOM. (*)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beberapa Jam Setelah Serangan Kejutan Iran ke Yordania, AS-Saudi Balas Hantam Target di Irak, https://www.tribunnews.com/internasional/7861079/beberapa-jam-setelah-serangan-kejutan-iran-ke-yordania-as-saudi-balas-hantam-target-di-irak?page=all&s=paging_new.Program: Tribunnews UpdateEditor Video: Ramadhan Aji PrakosoUploader: Radifan Setiawan