Fix! BTS Tak Daftarkan Lagu ke Grammy Awards 2027, Diduga Sentil Kategori Best Asian Pop
Ratnaning Asih July 30, 2026 03:00 AM

Liputan6.com, Jakarta - BTS mengumumkan sebuah pernyataan yang langsung jadi sorotan. Grup idol K-Pop beranggotakan tujuh orang ini menyatakan mereka tidak akan mendaftarkan karya musik mereka dalam penilaian untuk ajang Grammy Awards ke-69 yang digelar pada Februari 2027 mendatang.

Dilansir dari Soompi, Kamis (29/7/2026), RM, Jin, Suga, j-hope, Jimin, V, dan Jungkook secara bersamaan mengunggah pesan yang sama di akun media sosial masing-masing. Mereka menulis, "Kami memutuskan untuk tidak mengajukan musik kami ke Grammy tahun ini."

Mereka juga menambahkan alasan di balik langkah tersebut. "Kami berharap musik dapat didengar dan dicintai apa adanya, bukan dikategorikan berdasarkan wilayah atau bahasa," kata para pelantun "Swim" ini. 

Di pengujung unggahan mereka menambahkan, "Kami berterima kasih kepada ARMY dan semua orang yang selalu bersama kami."

Pernyataan ini diyakini banyak media maupun penggemar sebagai sentilan atas langkah Recording Academy yang membuat kategori baru Best Asian Pop Music Performance. 

Tentang Kategori Best Asian Pop Music Performance

BTS tampil di Final Piala Dunia 2026. (JUAN MABROMATA / AFP)
BTS tampil di Final Piala Dunia 2026. (JUAN MABROMATA / AFP)

Seperti diketahui, pada Juni lalu Recording Academy sebagai penyelenggara perhelatan ini mengumumkan lima kategori terbaru untuk tahun depan. Yakni Best Latin Song, Best R&B Collaboration or Duo/Group Performance, Best Traditional Pop Vocal Performance, Best Traditional Folk Album, dan yang paling banyak mendapat sorotan: Best Asian Pop Music Performance. 

Disampaikan bahwa piala untuk kategori ini adalah sebuah pengakuan atas penampilan musik pop Asia yang berasal dari, atau dikenal luas di pasar Asia. Hal ini termasuk pada K-pop, J-pop, dan C-pop, tapi tidak terbatas hanya di ketiga industri ini saja.

"Musik pop Asia adalah salah satu kekuatan paling signifikan dan berkelanjutan dalam industri musik global. Dampaknya sudah terbukti, dan terus tumbuh serta membentuk budaya musik di seluruh dunia. Ada begitu banyak musik yang berasal dari wilayah itu, antara lain J-pop, Mandopop, dan K-pop, dan saya sangat senang dapat memberikan pengakuan atas dampaknya dalam acara tahun depan," kata CEO Recording Academy, Harvey Mason jr dalam pernyatannya, seperti dilansir dari Billboard. 

 

 

Alasan Penambahan Kategori Baru

Harvey Mason jr juga mengungkap latar belakang penambahan kategori untuk musik Asia ini.

"Seiring dengan terus berkembangnya pengaruh musik pop Asia, para anggota dan Dewan Pengawas merasa ini adalah saat yang tepat untuk menghadirkan kategori yang lebih akurat dalam mencerminkan skala, nilai artistik, dan dampak global genre tersebut," kata dia. 

Kritik soal Kategori Ini

Salah satu syarat keikutsertaan dalam kategori ini adalah penggunaan satu atau lebih bahasa di Asia secara bermakna, bukan sebagai tempelan belaka.  "Bahasa Asia ini harus memainkan peran penting dalam lagu tersebut dalam struktur dwibahasa atau multibahasa, sehingga rekaman tersebut dapat diidentifikasi dalam bahasa tersebut," ia menjelaskan. 

Hanya saja, keberadaan kategori ini menuai kritik luas. Banyak pihak berpendapat bahwa kategori itu hanya menjadi dalih untuk memisahkan musik Asia ke dalam kategori tersendiri. Hal ini juga diyakini meminggirkan para musisi Asia dengan berpotensi menutup peluang mereka bersaing di kategori-kategori utama  seperti Album of the Year dan Record of the Year.

Sementara itu, sejauh ini BTS telah mengumpulkan lima nominasi Grammy Awards. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.