Mengaku Kirim Sparepart Motor, Trik Pengedar Pasok Ratusan Ribu Obat Terlarang ke Bogor Terbongkar
Tsaniyah Faidah July 30, 2026 09:03 AM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Satresnarkoba Polresta Bogor Kota berhasil membongkar modus licik peredaran obat keras tertentu (OKT) lintas daerah yang masuk ke wilayah Kota Bogor.

Tak tanggung-tanggung, dari pengungkapan tersebut, petugas menyita sebanyak 282.782 butir obat terlarang berbagai jenis, mulai dari Hexymer, Tramadol, hingga Trihexyphenidyl.

Kasatresnarkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Ali Jupri, mengungkapkan bahwa para pelaku menggunakan trik penyamaran saat memesan dan mengirim barang dari luar kota demi mengelabuhi petugas dan jasa pengiriman.

Menyamar Jadi Paket Sparepart Kendaraan

Guna meloloskan ratusan ribu butir obat keras tersebut dari luar daerah, pelaku memanfaatkan jasa ekspedisi dengan memalsukan keterangan isi paket.

"Diakui dia seperti beli sparepart, dia menyamarkan daripada isi barang tersebut. Sebenarnya isinya obat, tapi disamarkan sparepart atau apa," kata Ali Jupri saat memberikan keterangan, Rabu (29/7/2026).

Dengan modus tersebut, paket berisi ratusan ribu obat terlarang itu berhasil menembus pemeriksaan ekspedisi hingga sampai ke tangan pengedar di Bogor.

Disimpan di Rumah Stok Sebelum Beredar

Setelah paket sampai, barang bukti tersebut tidak langsung dijual di toko atau lapak umum. Pelaku memilih menimbunnya di rumah tinggal yang dijadikan tempat penyimpanan (gudang stok).

Sebagian besar barang bukti fantastis tersebut berhasil diamankan polisi dari wilayah Bogor Barat dan Cimahpar.

"Yang kita amankan ada yang di toko, di rumah. Cuma yang besar-besar kami dapatkan kebanyakan masih stok di rumah, belum sempat ia edarkan," pungkasnya.

Saat ini, pihak Satresnarkoba Polresta Bogor Kota masih terus melakukan pendalaman guna membongkar jaringan atas yang memasok obat terlarang berkedok paket sparepart tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.