RS Muhammadiyah Ungkap Kronologi Sutrimo Tiba di UGD Sudah Meninggal, Jenazah Dibawa ke Banyumas
Tegar Melani July 30, 2026 09:42 AM

- RS Muhammadiyah Taman Puring, Jakarta Selatan, mengungkap kronologi kedatangan Sutrimo yang ditemukan tergeletak di depan klinik kecantikan Mordent. 

Pria itu disebut sudah dalam kondisi meninggal dunia saat tiba di rumah sakit pada Kamis (23/7/2026).

Tim Divisi Hukum RS Muhammadiyah Taman Puring, Ahmad, mengatakan Sutrimo dibawa menggunakan ambulans dari luar rumah sakit.

Sutrimo tiba di Unit Gawat Darurat (UGD) sekitar pukul 09.00 WIB pada Kamis (23/7/2026).

"Pasien atas nama Tuan Sutrimo dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans dari luar, bukan dari rumah sakit kita," ujar Ahmad kepada Tribunnews.com, Selasa (28/7/2026).

Ahmad menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, Sutrimo sudah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit (28/7/2026). 

Kondisi itu dikenal sebagai death on arrival (DOA).

"Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim medis kami di gawat darurat, pasien dinyatakan telah meninggal dunia sebelum sampai rumah sakit. Jadi namanya death on arrival atau DOA," ujar Ahmad.

Meski demikian, tim medis tetap menjalankan pemeriksaan sesuai standar operasional penanganan pasien.

Salah satu pemeriksaan yang dilakukan ialah elektrokardiogram (EKG) atau rekam jantung. 

Pemeriksaan itu bertujuan mendeteksi gangguan irama jantung, serangan jantung, hingga penyakit jantung koroner.

Ahmad mengaku tidak mengetahui apakah terdapat busa di area mulut dan hidung Sutrimo. 

Sebab, saat tiba di rumah sakit, tubuh korban sudah tertutup selimut.

Ia juga menyebut Sutrimo diantar sekitar empat orang. 

Namun, para pengantar tidak menjelaskan hubungan mereka dengan korban.

"Yang ditanya oleh tim kami, mereka tidak menyebutkan itu keluarga atau bukan," ujar Ahmad.

Setelah seluruh proses penanganan di rumah sakit selesai, jenazah Sutrimo langsung dibawa kembali oleh para pengantar pada hari yang sama.

Menurut Ahmad, para pengantar meminta agar jenazah segera dipulangkan ke Banyumas, Jawa Tengah.

"Iya, setelah diperiksa langsung dipulangkan. Permintaan yang mengantar. Bilangnya sih ke Banyumas," ujar Ahmad.

Ahmad menambahkan, RS Muhammadiyah Taman Puring siap mendukung proses penyelidikan apabila dibutuhkan oleh kepolisian.

"Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring senantiasa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujar Ahmad.

Program: Tribunnews Update
Host: Thalia Iza
Editor Video: Tegar Melani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.