Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Satu unit rumah permanen di Jalan Sisingamangaraja, Gang Cendrawasih Nomor 10, RT 13, RW 02, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, terbakar pada Kamis (30/7/2026) dini hari.
Baca juga: Bayi di Jambi Kembali ke Pelukan Ibunya, Polisi Telusuri Dugaan Penyerahan Anak Rp20 Juta
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan sebagian besar isi rumah dengan kerugian ditaksir mencapai Rp85 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 00.59 WIB.
Sebanyak enam unit kendaraan pemadam dan 30 personel langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Unit pertama keluar dari Mako Tandean pada pukul 01.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 01.03 WIB.
"Unit pertama keluar dari Mako Tandean pada pukul 01.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 01.03 WIB dengan response time empat menit," kata Anthoni dalam laporan kejadian, Kamis (30/7/2026).
Armada yang dikerahkan terdiri dari Unit Supply Mako Tandean, Unit Supply Pos Siaga Kecamatan Langkapura, Unit Banteng 010 Mako Tandean, Unit Karba Pos Siaga Kecamatan Kemiling, Unit Karba Pos Siaga Kecamatan Telukbetung Selatan, serta Unit Pickup Rescue Mako Tandean.
Petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 02.35 WIB setelah menghabiskan delapan tangki air untuk proses pemadaman.
Rumah tersebut diketahui milik Salim (58), seorang purnabakti PT KAI. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang keluar membeli makanan.
Berdasarkan keterangan saksi sekaligus Ketua RT setempat, Aryo, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di bagian tengah rumah.
"Rumah sedang kosong saat kejadian karena pemilik keluar membeli makanan.
Dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik di bagian tengah rumah. Namun, penyebab pastinya masih menunggu penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang," ujar Aryo.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang elektronik dan perabot rumah tangga terbakar, di antaranya televisi, kulkas, mesin cuci, kursi, kasur, dan lemari. Luas bangunan yang terdampak kebakaran sekitar 9 x 12 meter.
Damkarmat Kota Bandar Lampung memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )