81 Peserta Ikuti Kursus Guru Sekolah Minggu di Tambrauw, Bupati Beri Dukungan Penuh
Petrus Bolly Lamak July 30, 2026 01:38 PM

 

TRIBUNSORONG.COM, FEF - Bupati Tambrauw Yeskiel Yesnath menghadiri pembukaan Kursus Lanjutan Guru Sekolah Minggu dan Kursus Kepemimpinan yang berlangsung di GKI Imanuel Wau, Kampung Wau, Distrik Abun, Kabupaten Tambrauw.

Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan Pemkab Tambrauw terhadap upaya peningkatan kualitas pelayanan gereja dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan iman.

Baca juga: Sorong Selatan Berawan, Tambrauw Cerah, Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Rabu 8 Juli 2026

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari itu diikuti 81 peserta, terdiri atas 64 peserta dari 13 jemaat, didampingi Badan Pekerja Klasis Amberbaken, para pemateri, serta panitia pelaksana.

Materi pelatihan disampaikan oleh empat pemateri, termasuk tim Pokja Manokwari, dengan dukungan Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua.

Sekretaris Klasis Amberbaken, Pendeta Violeta Ilona Latuheru, mengatakan kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan ketiga Program Kursus Lanjutan Guru Sekolah Minggu.

Baca juga: Perkuat Sinergi, DWP Tambrauw Matangkan Program Kerja dan Persiapan Sambut HUT Ke-81 RI

Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Mubrani pada November 2024 dan di Wekari pada Maret 2025.

Menurutnya, pelaksanaan di GKI Imanuel Wau menjadi bukti komitmen gereja dalam meningkatkan kapasitas para guru dan pengasuh sekolah minggu secara berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Bupati Tambrauw yang dinilai menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan penuh semangat.

Dalam sambutannya, Bupati Yeskiel Yesnath menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas harus dimulai sejak usia dini melalui pendidikan karakter dan pembinaan iman.

Baca juga: Bupati Tambrauw Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional XII di Cibubur

Menurutnya, guru sekolah minggu dan para pengasuh merupakan ujung tombak dalam membentuk anak-anak yang takut akan Tuhan, berkarakter, serta memiliki nilai-nilai moral yang kuat.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh hamba Tuhan, panitia, dan para pemateri yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik.

"Kita tidak kekurangan orang pintar, tetapi yang kita butuhkan adalah orang-orang yang memiliki karakter dan tetap setia kepada Tuhan. Ilmu yang diperoleh melalui kegiatan ini harus diteruskan kepada anak-anak agar mereka bertumbuh menjadi generasi yang mengandalkan Tuhan Yesus dalam setiap langkah kehidupan," ujar Yeskiel.

Ia juga mengingatkan para guru sekolah minggu agar senantiasa menjadi teladan bagi anak-anak.

Baca juga: Bupati Tambrauw Sampaikan Aspirasi Strategis Pembangunan di Forum Stakeholder Papua Barat Daya

Menurutnya, seorang pengasuh tidak harus menjadi pribadi yang sempurna, tetapi harus mampu menunjukkan kehidupan yang layak dicontoh sehingga nilai-nilai iman dapat tertanam dalam diri setiap anak.

Sementara itu, para pemateri turut mengapresiasi kehadiran Bupati Tambrauw di tengah kesibukannya menjalankan roda pemerintahan.

Mereka menilai tidak banyak kepala daerah yang hadir langsung dalam kegiatan pembinaan guru sekolah minggu.

Baca juga: Pemkab Tambrauw Gandeng Telkomsel demi Cegah Gangguan Sinyal di 10 Kampung

Karena itu, kehadiran Bupati mencerminkan perhatian pemerintah terhadap pembangunan karakter dan masa depan anak-anak di Kabupaten Tambrauw.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para guru sekolah minggu dan pengasuh semakin memiliki kapasitas, pengetahuan, serta jiwa kepemimpinan yang baik dalam membimbing anak-anak.

Dengan demikian, akan lahir generasi Tambrauw yang beriman, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah. (tribunsorong.com/ismail saleh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.