Tak Seperti Prabowo yang Dikalahkan Dedi Mulyadi, Ini Elektabilitas Partai Gerindra
Desy Selviany July 30, 2026 03:20 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Di tengah merosotnya elektabilitas Presiden RI Prabowo Subianto sebagai petahana justru tak berbanding lurus dengan Partai Gerindra. 

Partai besutan Prabowo Subianto itu justru berhasil menyalip PDIP yang selama 3 pemilu berturut-turut menempati urutan satu Pemilihan Legislatif (Pileg) di Indonesia. 

Diketahui tingkat kepercayaan publik terhadap Prabowo Subianto merosot tajam berdasarkan hasil survei yang digelar Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 5 hingga 19 Juli 2026.

Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menjabarkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo pada Juli 2026 berada di angka 51,1 persen. 

Padahal sembilan bulan lalu atau pada November 2025, tingkat kepuasan publik berada pada angka 81,2 persen.

Namun ternyata hasil tersebut berbanding terbalik dengan partai yang dipimpin Prabowo yakni Partai Gerindra. 

Dari hasil survei yang dirilis 30 Juli 2026, SMRC menyebut bahwa elektabilitas Partai Gerindra mencapai 16,9 persen apabila Pemilu dilakukan hari ini.

Angka itu menyalip PDIP di angka 11,7 persen kemudian ketiga Golkar 9,6 persen, dan Demokrat 8,1 persen.

Sementara 25,9 persen masyarakat belum menentukan pilihan partai politik.

Meski berada di urutan pertama, elektabilitas Gerindra ini cenderung merosot apabila dilihat dari November 2025. 

Sebab pada Februari dan Maret 2026 elektabilitas Gerindra mencapai 29,3 persen dan merosot tajam pada Juli 2026 menjadi 16,9 persen.  

Adapun merosotnya Elektabilitas Partai Gerindra ini diduga sejalan dengan merosotnya kepercayaan publik dengan program-program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). 

Hasil survei SMRC pada Juli 2026 menunjukkan bahwa mayoritas publik, yaitu sebesar 61,1 persen, merasa tidak yakin program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) akan sukses atau berkembang. 

Survei ini mencatat tingkat pengetahuan publik terhadap KDMP mencapai 76,9 % , namun sentimen dan keyakinan masyarakat cenderung pesimistis.

Baca juga: Elektabilitas Dedi Mulyadi Jauh Lampaui Prabowo Apabila Pilpres Hari Ini

Selain itu sebanyak 61,6 persen publik nasional merasa kurang atau tidak puas sama sekali dengan pelaksanaan program MBG.

SMRC melakukan survei pada 5-19 Juli 2026 bertajuk "Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden".

Sementara itu diketahui elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jauh melampaui Presiden RI Prabowo Subianto.

Bahkan dari hasil survei yang digelar 5 hingga 19 Juli 2026, Elektabilitas Dedi Mulyadi dua kali lipat dari Prabowo Subianto. 

SMRC menggelar survei dengan simulasi terbuka nama-nama yang akan dipilih masyarakat apabila Pilpres diselenggarakan hari ini.

Maka hasilnya nama Dedi Mulyadi keluar di urutan pertama dengan perolehan 35 persen, kemudian disusul Prabowo Subianto jauh di bawahnya hanya 14,5 persen atau tak sampai setengah suara Dedi Mulyadi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.