Gerak Cepat Pemprov Sulut, Gubernur YSK Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Asgap Pakowa
Chintya Rantung July 30, 2026 03:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Kawasan Asgap Pakowa, Lingkungan 1, Kelurahan Wanea, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Meski sedang menjalankan tugas di luar daerah, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) langsung menginstruksikan jajaran Pemerintah Provinsi Sulut untuk turun ke lokasi dan memastikan kebutuhan para korban segera terpenuhi.

PASTIKAN - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) langsung menginstruksikan jajaran Pemerintah Provinsi Sulut untuk turun ke lokasi kebakaran dan memastikan kebutuhan para korban segera terpenuhi.
PASTIKAN - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) langsung menginstruksikan jajaran Pemerintah Provinsi Sulut untuk turun ke lokasi kebakaran dan memastikan kebutuhan para korban segera terpenuhi. (Tribun Manado/Rhendi Umar)

Bantuan diserahkan pada Kamis (30/7/2026) oleh Asisten I Setdaprov Sulut Denny Mangala yang mewakili Gubernur YSK.

Penyaluran bantuan turut didampingi Kepala Dinas Sosial Sulut, Kepala Dinas Pangan Sulut, dan Kepala Pelaksana BPBD Sulut.

Berdasarkan data sementara, kebakaran yang terjadi pada Rabu (29/7/2026) malam menghanguskan sekitar 10 rumah. Akibatnya, sebanyak 21 kepala keluarga dengan lebih dari 30 jiwa terdampak dan harus mengungsi.

Denny Mangala mengatakan, Gubernur YSK langsung memberikan arahan begitu menerima laporan mengenai musibah tersebut.

"Begitu kami melaporkan kejadian ini, Bapak Gubernur yang saat ini sedang melaksanakan tugas di luar daerah langsung memberikan petunjuk agar kami meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Pakowa," ujar Denny Mangala.

Menurutnya, Gubernur juga menginstruksikan agar Pemerintah Provinsi Sulut berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado sehingga seluruh korban mendapatkan penanganan dan bantuan secepat mungkin.

PASTIKAN - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) langsung menginstruksikan jajaran Pemerintah Provinsi Sulut untuk turun ke lokasi kebakaran dan memastikan kebutuhan para korban segera terpenuhi.
PASTIKAN - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) langsung menginstruksikan jajaran Pemerintah Provinsi Sulut untuk turun ke lokasi kebakaran dan memastikan kebutuhan para korban segera terpenuhi. (Tribun Manado/Rhendi Umar)

"Kami dikomando untuk melihat secara langsung apa yang dibutuhkan masyarakat yang terdampak. Berdasarkan laporan dari Pemkot Manado, ada 10 rumah yang hangus terbakar dan 21 kepala keluarga menjadi korban dalam peristiwa ini," katanya.

Sebagai tindak lanjut arahan Gubernur YSK, sejumlah bantuan logistik langsung disalurkan kepada para korban.

Bantuan tersebut terdiri dari tikar, kasur, paket sembako, bahan makanan bagi ibu hamil dan bayi, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya untuk menunjang kebutuhan para pengungsi selama masa tanggap darurat.

"Kami berharap bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ini dapat meringankan beban keluarga-keluarga yang terdampak kebakaran. Ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Gubernur YSK bersama Bapak Wakil Gubernur kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah," ungkapnya.

PASTIKAN - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) langsung menginstruksikan jajaran Pemerintah Provinsi Sulut untuk turun ke lokasi kebakaran dan memastikan kebutuhan para korban segera terpenuhi.
PASTIKAN - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) langsung menginstruksikan jajaran Pemerintah Provinsi Sulut untuk turun ke lokasi kebakaran dan memastikan kebutuhan para korban segera terpenuhi. (Tribun Manado/Rhendi Umar)

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Pemerintah saat ini memfokuskan penanganan terhadap warga terdampak melalui penyediaan kebutuhan dasar serta bantuan kemanusiaan agar para korban dapat segera pulih dari musibah yang dialami. (Ren)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.