Bupati Bengkulu Selatan Targetkan Gerakan Wakaf 10 Ribu Alquran Tingkatkan Budaya Membaca Alquran
Ricky Jenihansen July 30, 2026 04:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin menargetkan Gerakan Wakaf 10 Ribu Alquran dan 5 Ribu buku Iqro di Provinsi Bengkulu mampu meningkatkan budaya membaca Alquran, khususnya di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Pantauan TribunBengkulu.com, kegiatan serah terima wakaf tersebut dilaksanakan di Kampus Al-Quraniyah yang berlokasi di Jalan Marifaan, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan itu dihadiri Ketua STIT Al-Quraniyah Manna Dedi Irama, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Quraniyah Manna Miki Suprianto, sejumlah pihak terkait, serta perwakilan penerima bantuan Alquran dan buku Iqro secara simbolis.

Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin mengatakan, program wakaf 10 ribu Alquran dan 5 ribu buku Iqro tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah positif dalam meningkatkan minat masyarakat untuk membaca dan mempelajari Alquran sejak usia dini.

“Tentunya hal yang baik ini akan kita dukung dan kita support. Pada akhirnya nanti siswa-siswi kita, masyarakat Bengkulu Selatan khususnya, akan semakin gemar membaca Alquran,” ujar Rifai kepada TribunBengkulu.com, Kamis (30/7/2026).

Akan Dibagikan Secara Bertahap

Terpisah, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Quraniyah Manna Miki Suprianto mengatakan, sasaran penerima manfaat program wakaf tersebut meliputi pondok pesantren, masjid, musala, Taman Pendidikan Alquran (TPQ), majelis taklim, panti asuhan, serta guru mengaji di berbagai wilayah Bengkulu.

Ia menjelaskan, proses pendistribusian akan dilakukan secara bertahap agar seluruh penerima yang telah terdata dapat memperoleh bantuan tersebut.

“Insyaallah ini akan bermanfaat bagi masyarakat kita, terutama generasi penerus. Penyalurannya akan dilakukan secara bertahap karena kemungkinan masih ada perwakilan penerima yang belum hadir pada hari ini, sehingga akan kita lanjutkan pada kesempatan berikutnya,” ungkap Miki.

Senada dengan itu, Ketua STIT Al-Quraniyah Manna yang juga Ketua Panitia, Dedi Irama, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap program wakaf tersebut sangat tinggi.

Hingga saat ini, kata Dedi, sudah terdapat 103 titik penyaluran yang telah terdata dan siap menerima bantuan.

“Insyaallah sebanyak 10 ribu Alquran dan 5 ribu buku Iqro akan disalurkan seluruhnya hingga tuntas kepada para penerima manfaat,” kata Dedi.

Sebagai informasi, Program Berbagi 10 Ribu Alquran dan 5 Ribu Buku Iqro merupakan kegiatan wakaf dan penyaluran mushaf Alquran kepada masyarakat, masjid, pondok pesantren, Taman Pendidikan Alquran (TPQ), serta lembaga pendidikan di Provinsi Bengkulu.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, BSI Maslahat, serta berbagai lembaga sosial yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap Alquran dan meningkatkan semangat belajar mengaji di seluruh daerah.

Melalui program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, yang memiliki kemudahan untuk belajar membaca Alquran sehingga dapat membentuk generasi Qurani di Provinsi Bengkulu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.