TRIBUN-MEDAN.COM,- Pernah dengar tentang sosok Aus bin Aus ats-Tsaqafi?
Aus bin Aus ats-Tsaqafi adalah sahabat Rasulullah.
Ia dikenal sebagai sosok yang meriwayatkan hadits tentang keutamaan hari Jumat, perintah memperbanyak shalawat, serta adab mandi sebelum salat Jumat.
Baca juga: Waktu Mustajab Berdoa di Hari Jumat Menurut Imam Abu Dawud
Bukan cuma itu saja, dalam perawinya, Aus bin Aus ats-Tsaqafi pernah mengisahkan, ada sejumlah peristiwa penting dalam Islam yang terjadi pada hari Jumat.
Peristiwa penting itu termasuk adanya tiupan sangkakala di hari Jumat.
"Sesungguhnya hari yang paling utama di antara hari-hari kalian adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia diwafatkan, pada hari itu ditiup sangkakala, dan pada hari itu terjadi tiupan yang mematikan. Maka perbanyaklah berselawat kepadaku pada hari Jumat..." (HR. Abu Dawud no. 1047, An-Nasa'i no. 1374; dinilai sahih oleh Al-Albani).
Baca juga: Daftar Amalan Hari Jumat dengan Ganjaran Pahala yang Luar Biasa
Dari hadits ini sebenarnya kita dapat mengambil hikmah, bahwa hari Jumat merupakan hari yang sangat penting.
Itu sebabnya hari Jumat disebut sebagai sayyidul ayyam (سَيِّدُ الأَيَّامِ) penghulu atau rajanya hari.
Ada beberapa amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk dikerjakan.
Amalan sunnah itu diantaranya membaca Surat Al Kahfi.
Baca juga: Bacaan Sholawat Nabi di Hari Jumat untuk Ketenangan Pembuka Pintu Rezeki
Rasulullah S.A.W pernah bersabda, bahwa orang-rang yang membaca Surat Al Kahfi pada malam atau hari Jumat, maka seseorang tersebut akan disinari cahaya diantara dua Jumat.
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
“Man qara-a suratal-kahfi fil-yaumil-jumati adhaa-a lahu minannuri maa bainal-jum’ataini.”
Artinya, “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, niscaya Allah menyinarinya dengan cahaya selama antara dua Jumat.”
Baca juga: 3 Keutamaan Amalan Surat Al Kahfi, Dibaca Hari Jumat Ayat 1-10
Surat Al Kahfi merupakan surat ke-18 dalam susunan mushaf Alquran yang diturunkan sesudah Surat Al-Ghasyiyah dan sebelum Surat Asy-Syura.
Terdiri dari 110 ayat, Surat Al Kahfi ini tergolong surat makiyyah karena diturunkan di Kota Mekkah.
Surat Al Kahfi ini merupakan bagian penengah antara juz 15 dan 16, lantaran ayat-ayatnya berada di akhir dari juz 15 sampai di awal juz 16.
Surat Al Kahfi menceritakan tentang kisah tujuh pemuda saleh yang tinggal di sebuah goa dalam keadaan tertidur selama 309 tahun untuk mempertahankan keimanannya, atau yang dikenal dengan Ashabul Kahfi.
Baca juga: Dzikir Rasulullah, Berikut Bacaan Surat Al Kautsar Serta 9 Keistimewaannya
Baca juga: Wakapolri Komjen Agus Ingatkan Warga Sumut Jelang Pemilu Jaga Jari, Jangan Sebar Hoax
Lantas, apa saja keutamaan membaca Surat Al Kahfi di hari Jumat? Simak ulasnnya.
Barang siapa yang membaca surat Al Khafi pada malam Jum'at atau hari Jum'at, maka Allah akan menyinarinya nanti di hari kiamat.
Rasulullah Saw bersabda:
مَنْ َقَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ فِيْمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ
“Barang siapa membaca surat Al Kahfi pada malam Jumat, maka akan dipancarkan cahaya untuknya antara dirinya hingga baitul Atiq,” (HR Al Hakim, Al Baihaqi dan Ad Darimi).
Baca juga: Amalan Sunah di Hari Jumat Selain Memotong Kuku dan Membaca Surat Al Kahfi
Bagi mereka yang membaca sepuluh surat pertama dari Al Kahfi, maka Allah akan melindunginya dari fitnah dajjal kelak.
من قرأ العشر الأواخر من سورة الكهف عُصم من فتنة الدجال
“Barangsiapa membaca sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal.” (HR Ibnu Hibban).
Keutamaan membaca surat Al Kahfi lainnya ialah akan mendapatkan ridho dari Allah SWT.
Sebagaimana dalam hadist riwayat Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya, dan siapa yang membaca keseluruhannya maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi.” (HR Ahmad).
Baca juga: 9 Amalan di Hari Jumat yang Bisa Menambah Pahala
Bagi mereka yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat akan diampuni dosa-dosanya serta diberi cahaya pada hari kiamat nanti.
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ سَطَعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءَ يُضِيْءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَغُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمْعَتَيْنِ
Artinya:
“Siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jumat,” (HR Ibnu Umar).
Baca juga: Amalan Sholawat Nabi Muhammad, Doa Istimewa di Hari Jumat, Lengkap 11 Bacaan
Membaca surat Al Kahfi juga merupakan upaya untuk menghindari godaan setan. Seperti halnya dalam hadis Ibnu Mardawaih dari Abdullah bin Mughaffal, menyatakan bahwa rumah yang selalu dibacakan surat Al-Khafi dan surat Al-Baqarah tak akan dimasuki setan sepanjang malam.
Sebuah hadits oleh Ibnu Mardawaih dari Abdullah bin Mughaffal menerangkan, bahwa
“Sebuah rumah yang selalu dibacakan surah Al Khafi dan surat Al-Baqarah maka rumah itu tidak akan dimasuki setan sepanjang malam tersebut. Dengan demikian, bacalah surat Al Kahfi agar terhindar dari gangguan setan yang terkutuk.”(ray/tribun-medan.com)