Evakuasi Dramatis Damkar Usir Sarang Tawon Raksasa di Lantai 7 yang Resahkan ASN Pemkab
Sarah Elnyora Rumaropen July 31, 2026 03:35 PM

Laporan Reporter SURYAMALANG.COM, Pramita Kusumaningrum

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur sempat digegerkan oleh kemunculan sarang tawon raksasa di sisi luar lantai 7 Gedung Graha Krida Praja pada Jumat (31/7/2026). 

Khawatir tersengat saat bekerja, pihak dinas akhirnya meminta bantuan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ponorogo untuk mengevakuasi keberadaan sarang tersebut.

Petugas pun harus berjuang keras melangsungkan aksi evakuasi dramatis di ketinggian dengan akses yang terbatas melalui celah jendela.

Evakuasi Dramatis Damkar

Pantauan di lapangan, petugas Damkar dan Penyelamatan Satpol PP mendatangi lokasi sarang tawon raksasa yang terletak di lantai 7 Gedung Graha Krida Praja, Jalan Alun-Alun Utara, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Sarang tawon itu persisnya berada di sisi luar ruang Kabid Koperasi, Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperdagkum).

Baca juga: 3 Ruas Jalan Utama Kota Batu yang Ditutup Sementara Minggu Ini dan Skema Pengalihan Arusnya

Evakuasi oleh petugas Damkar dan Penyelamatan Satpol PP berlangsung dramatis karena posisi sarang berada di ketinggian dan sulit dijangkau. 

Awalnya petugas menggunakan alat seperti tongkat, lalu melakukan penyemprotan sarang tawon raksasa tersebut dengan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.

Terkendala Akses dan Ketinggian Lantai 7

"Evakuasinya sangat sulit sekali dikarenakan akses untuk mengevakuasi itu cuma lewat jendela. Jadi agak sulit. Perlu waktu 30 menit,” ungkap salah satu petugas Damkar dan Penyelamatan Satpol PP, Hari Purnomo, Jumat siang.

Hari menjelaskan untuk mengusir sarang tawon raksasa tersebut dilakukan dengan cara memakai semprotan BBM jenis pertalite.

“Jadi disemprot begitu,” urainya.

Baca juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Perkebunan Singosari Malang, Sebagian Tubuh Dipenuhi Belatung

Hari menyatakan evakuasi sarang tawon raksasa di Gedung Graha Krida Praja tidak sekali ini saja terjadi, namun sudah kedua kali.

"Ini yang kedua kalinya, Mbak. Sama, lokasinya sama di situ juga. Persis sama, hla wong yang kemarin evakuasi juga grup kami,” tegasnya.

Sarang tawon raksasa yang dimusnahkan tersebut merupakan jenis tawon madu.

Hari mengklaim tawon jenis tersebut tetap membahayakan.

“Dikatakan membahayakan, ya membahayakan,” paparnya.

Kekhawatiran ASN hingga Panggil Damkar Lagi

Sementara itu, Kabid Koperasi Disperdagkum, Sri Rohani membenarkan ini adalah kedua kalinya keberadaan sarang tawon raksasa ditemukan di luar ruangannya.

“Kalau tawon itu muncul kedua kalinya kapan, saya persisnya kurang tahu ya. Artinya, akhir-akhir ini saya tuh pernah ada salah satu tawon yang masuk, gitu" ujar Sri.

"Seperti pada saat pagi, saya baru datang. Saya juga nggak mikir kalau di tempat di sebelah saya tuh ada tawon. Jadi saya, ya aman-aman, tenang-tenang saja gitu loh,” katanya.

Baca juga: Kaca Bergerak dan Hewan Panik Jadi Firasat, Siswa SDN Konang 4 Bangkalan Selamat dari Gedung Ambruk

Sri juga membenarkan beberapa waktu lalu kejadian serupa pernah ada, dan hal yang dilakukan sama yaitu memanggil petugas Damkar dan Penyelamatan Satpol PP.

“Diusir sama pemadam, nggih. Itu kalau nggak salah waktu itu dibakar gitu, Mas. Itu di sebelahnya, terus yang ini muncul di sebelahnya lagi, gitu. Iya, seperti itu,” paparnya.

Akhirnya, jelas Sri, untuk kali ini pihaknya kembali meminta bantuan petugas Damkar dan Penyelamatan Satpol PP.

“Kan juga, ya sak tenang-tenange kan ya pasti kita takut ya kalau, nggih khawatir kalau suatu saat dia bisa masuk ke ruangan saya,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.